Minggu, 07/06/2026

Akademisi Soroti Pentingnya Pembinaan Jangka Panjang, Fokus Tingkatkan Prestasi Olahraga Kaltim

Minggu, 07/06/2026

Akademisi IKIP PGRI sekaligus pengamat olahraga, Muhamad Rohadi, yang tekankan pentingnya pendidikan olahraga jangka panjang. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Akademisi Soroti Pentingnya Pembinaan Jangka Panjang, Fokus Tingkatkan Prestasi Olahraga Kaltim

Minggu, 07/06/2026

logo

Akademisi IKIP PGRI sekaligus pengamat olahraga, Muhamad Rohadi, yang tekankan pentingnya pendidikan olahraga jangka panjang. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Penulis: Ainur Rofiah 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Akademisi IKIP PGRI sekaligus pengamat olahraga, Muhamad Rohadi, menilai banyaknya pembahasan dan evaluasi keolahragaan hanya berfokus pada capaian maupun kekurangan pada periode sebelumnya.

Padahal harusnya, menjadi landasan dalam menyusun strategi pembinaan olahraga yang lebih baik ke depan.

“Kita jangan hanya melihat apa yang terjadi kemarin, tetapi harus melihat langkah dan arah pengembangan olahraga di masa yang akan datang,” ujarnya belum lama ini.

Dia menegaskan, beberapa waktu lalu LeKOP dan KONI membahas terkait evaluasi dan peningkatan prestasi olahraga. Diskusi tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga, mulai dari pemerintah, KONI, pengurus cabor, hingga lembaga pendidikan, untuk memperkuat sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Rohadi menekankan pentingnya penerapan konsep Long Term Athlete Development (LTAD) atau pembinaan atlet jangka panjang. 

Menurutnya, keberhasilan olahraga prestasi tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang terencana, sistematis, dan berkesinambungan sejak usia dini.

“Pembinaan atlet harus dilakukan dengan baik melalui tahapan jangka panjang. LTAD menjadi salah satu konsep penting agar atlet dapat berkembang secara optimal dari usia muda hingga mencapai puncak prestasi,” jelasnya.

Hasil evaluasi dan berbagai masukan yang muncul dalam diskusi tersebut, lanjut Rohadi, nantinya perlu dirumuskan menjadi rekomendasi yang terstruktur.

Kemudian, disampaikan kepada kepengurusan KONI yang akan datang sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan olahraga prestasi di Kaltim.

Saat dimintai tanggapan terkait tidak tercapainya target Kaltim pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir, Rohadi menilai persoalan utama terletak pada aspek pembinaan atlet.

Menurutnya, pembinaan harus dirancang dalam tiga tahapan sekaligus, yakni jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Namun, yang terpenting yakni memastikan seluruh komponen pendukung olahraga bekerja secara terintegrasi dan memiliki data yang jelas mengenai perkembangan atlet.

“Selain itu, kita juga harus melihat seluruh komponen yang mendukung olahraga prestasi. Saat ini masih ada beberapa aspek yang belum berjalan secara optimal dalam mendorong kemajuan olahraga kita,” katanya.

Selain pembinaan, Rohadi juga menyoroti persoalan regenerasi atlet yang dinilai masih menjadi tantangan di sejumlah cabang olahraga.

Dia mengungkapkan, beberapa cabang olahraga masih mengandalkan atlet-atlet yang telah berusia di atas 30 tahun. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kesulitan pada empat tahun mendatang, apabila tidak dibarengi dengan program pembinaan atlet muda yang terencana.

“Jika tidak ada pembinaan dan regenerasi yang disiapkan sejak sekarang melalui konsep LTAD, maka empat tahun ke depan kita bisa mengalami kesulitan dalam mempertahankan prestasi,” tutupnya.

Editor: Erwin

Akademisi Soroti Pentingnya Pembinaan Jangka Panjang, Fokus Tingkatkan Prestasi Olahraga Kaltim

Minggu, 07/06/2026

Akademisi IKIP PGRI sekaligus pengamat olahraga, Muhamad Rohadi, yang tekankan pentingnya pendidikan olahraga jangka panjang. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait