Minggu, 07/06/2026
Minggu, 07/06/2026
Kepala DMPTSP PPU, Amrullah. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Minggu, 07/06/2026

Kepala DMPTSP PPU, Amrullah. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan capaian investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada tahun 2026 sebanyak Rp3,4 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Amrullah, menyatakan optimismenya terhadap target tersebut, mengingat wilayah PPU memegang peranan krusial sebagai beranda atau gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
“InsyaAllah, mudah-mudahan dengan potensi yang kita miliki, ditambah posisi kita sebagai Gerbang Nusantara, target ini bisa tercapai. Potensi besarnya memang ada di situ,” ujar Amrullah, Minggu (7/6/2026).
Terlebih, kata Amrullah, PPU sempat menorehkan prestasi gemilang pada tahun 2024 lalu. Dari target yang dibebankan sebesar Rp2,5 triliun, realisasinya melesat drastis hingga mencapai angka Rp3 triliun.
“Pada tahun 2024 itu realisasi kita bahkan melebihi target, menyentuh sekitar 140 persen kenaikannya,” jelasnya
Namun, situasi berbeda terjadi pada tahun 2025. Mengalami penurunan yang cukup signifikan, realisasi investasi PPU tidak mampu memenuhi target Rp2,5 triliun yang telah ditentukan, dan hanya mampu mencapai Rp1,3 triliun.
Kendati demikian, untuk pembagian target tahun ini, tingkat kabupaten sendiri sebenarnya dibebankan target sebesar Rp1,4 triliun, sementara akumulasi dari BKPM tetap berada di angka Rp3,4 triliun.
Untuk mengejar ketertinggalan dan memenuhi target tahun ini, pemerintah daerah telah menyiapkan strategi matang. Salah satunya melalui program Investment Ready to Offer, di mana pemerintah menawarkan sejumlah proyek investasi yang studinya telah matang dan siap dikerjakan oleh para investor.
Saat ini, sudah ada empat sektor unggulan masuk dalam kajian intensif yang siap disodorkan kepada para calon investor. Sektor-sektor strategis tersebut meliputi komoditas air minum, sektor peternakan, serta pengembangan sektor pariwisata daerah.
Melalui pemetaan potensi yang terarah ini, DPMPTSP PPU berharap roda investasi dapat kembali bergerak cepat dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor: Erwin
Minggu, 07/06/2026
Kepala DMPTSP PPU, Amrullah. (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
TERPOPULER