Sabtu, 11/07/2026
Sabtu, 11/07/2026
puluhan pengendara yang terjaring dalam razia balapan liar di giring ke Polresta Samarinda (dok.Satlantas polresta Samarinda)
Sabtu, 11/07/2026

puluhan pengendara yang terjaring dalam razia balapan liar di giring ke Polresta Samarinda (dok.Satlantas polresta Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Tim Patroli Motor (Pamapta) II Polresta Samarinda mengamankan 10 motor berknalpot brong saat menggelar patroli dan razia di kawasan Taman Samarendah Jalan Bhayangkara Sabtu (11/7/2026) dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WITA.
Penindakan dilakukan sebagai tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kebisingan knalpot brong serta aksi kebut-kebutan yang dinilai mengganggu ketertiban dan membahayakan pengguna jalan.
Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah remaja yang mayoritas masih berstatus pelajar. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, mereka mengaku berkumpul bersama teman-temannya di kawasan Taman Samarendah dan sempat melakukan aksi trek-trekkan di jalan.
Pamapta II Polresta Samarinda Ipda Ilham Satria Brajanata mengatakan, patroli rutin ini dilaksanakan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap laporan masyarakat yang resah dengan maraknya penggunaan knalpot brong pada malam hingga dini hari.
"Pagi ini kami baru selesai melaksanakan patroli berkaitan dengan keluhan dan aduan masyarakat mengenai adanya knalpot brong yang mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pengguna jalan," ujar Ilham.
Dari hasil patroli, polisi mengamankan 10 unit sepeda motor yang seluruhnya menggunakan knalpot brong. Kendaraan tersebut kemudian dibawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kelengkapan administrasi kendaraan.
"Motor yang kami amankan total 10 unit dan semuanya menggunakan knalpot brong. Nantinya akan kami cek kembali surat-surat kendaraannya. Knalpot brong kami sita dan pemilik diwajibkan membawa knalpot standar untuk dipasang kembali," tegas Ilham.
Selain penindakan terhadap kendaraan, polisi juga memberikan perhatian khusus kepada para remaja yang diamankan. Menurut Ilham, sebagian besar dari mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA.
"Mereka mengaku hanya jalan-jalan atau nongkrong bersama teman-temannya, namun sekaligus melakukan trek-trekkan di sekitar Jalan Taman Samarendah," ucap Ilham lagi.
Petugas bahkan menemukan empat remaja perempuan yang ikut berkendara bersama rombongan tersebut pada waktu dini hari. Ilham mengimbau orangtua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Samarinda, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya. Kami menemukan ada empat perempuan yang ikut terbawa rombongan knalpot brong, jalan-jalan malam hingga kebut-kebutan di Kota Samarinda," paparnya.
Para remaja yang diamankan tidak seluruhnya berasal dari Samarinda. Beberapa di antaranya diketahui berasal dari wilayah Tenggarong dan Loa Janan yang datang ke Samarinda untuk bertemu teman maupun diduga mengikuti aktivitas balap liar.
"Bukan hanya warga Samarinda. Ada juga yang berasal dari Tenggarong dan Loa Janan. Ada yang bermain ke rumah temannya ataupun sengaja datang untuk balapan di wilayah Samarinda," ungkap Ilham.
Polresta Samarinda memastikan patroli serupa akan terus digelar secara berkala guna menekan penggunaan knalpot brong, mencegah aksi balap liar, serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Tepian.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 11/07/2026
puluhan pengendara yang terjaring dalam razia balapan liar di giring ke Polresta Samarinda (dok.Satlantas polresta Samarinda)
TERPOPULER