Sabtu, 11/07/2026

Terdengar Suara Dentuman Saat Uji Jaringan Gas, Tiga Pengunjung Kafe di Jalan Kemakmuran Samarinda Terluka

Sabtu, 11/07/2026

pihak Kepolisian bersama perwakilan dari kontraktor Jaringan gas saat memasang police line titik jaringan gas yang berada di wilayah Jalan kemakmuran yang mengalamin kebocoran saat uji coba berlangsung (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Terdengar Suara Dentuman Saat Uji Jaringan Gas, Tiga Pengunjung Kafe di Jalan Kemakmuran Samarinda Terluka

Sabtu, 11/07/2026

logo

pihak Kepolisian bersama perwakilan dari kontraktor Jaringan gas saat memasang police line titik jaringan gas yang berada di wilayah Jalan kemakmuran yang mengalamin kebocoran saat uji coba berlangsung (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Uji jaringan kebocoran gas di Jalan Kemakmuran, tepatnya disamping Gang KNPI Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda pada Jumat (10/7/2026) malam tadi sekitar pukul 22.40 WITA berubah jadi kepantikan. 

Pasalnya, saat uji kebocoran jaringan pipa terdengar suara dentuman keras, berlanjut dengan semburan material dari lokasi tersebut yang berada persis disamping sebuah kafe dan saat itu dipenuhi pengunjung.

Suara dentuman keras yang terdengar dari lokasi proyek jaringan gas (jargas) itu membuat warga karena mengira telah terjadi ledakan, sehingga pengunjung kafe berhamburan keluar.

Saat peristiwa berlangsung malam tadi kafe memang sedang ramai oleh pengunjung yang menikmati hiburan musik. Suasana yang semula tenang mendadak berubah ricuh setelah kejadian itu.
Juni, pemilik warung di sekitar lokasi kepada Korankaltim.com malam tadi mengaku sempat mendengar suara gemuruh sebelum muncul satu kali suara dentuman.

"Awalnya terdengar suara seperti gemuruh, lalu tiba-tiba ada satu dentuman yang sangat keras. Semua orang yang ada di kafe langsung panik dan berlarian keluar," kata pria 42 tahun itu saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Juni ada tiga orang mengalami luka akibat terkena semburan material dari titik kebocoran saat proses pengujian berlangsung yang semuanya merupakan pengunjung kafe.

"Ada tiga orang yang terluka, satu diantaranya mengalami luka hampir diseluruh tubuh karena terkena semburan material. Mereka semua pengunjung yang sedang berada di dalam kafe," jelas Juni lagi.

Selain menimbulkan korban luka, warung milik Juni juga terdampak. Sejumlah gelas pecah dan peralatan makan berhamburan akibat kerasnya getaran, sementara material berupa tanah dan batu juga benda lainnya dari lokasi kejadian memenuhi area warung.

"Bangunannya tidak sampai rusak, tetapi warung jadi kotor karena material yang menyembur. Ada juga beberapa gelas yang pecah," tambahnya.

Terpisah, Humas PT Panca Indah Jayamahe Samsudin sebagai kontaktor jaringan gas memastikan insiden tersebut bukan merupakan ledakan gas bumi. Saat kejadian petugas sedang melaksanakan uji kebocoran jaringan pipa menggunakan udara bertekanan dari kompresor yang dicampur cairan odoran sebagai penanda aroma apabila terjadi kebocoran.

"Pengujian ini dilakukan sebelum gas dialirkan. Media yang digunakan bukan gas bumi, melainkan udara dari kompresor yang dicampur cairan odoran untuk mendeteksi adanya kebocoran pada jaringan pipa," kata Samsudin.

Tekanan udara saat pengujian berada pada kisaran empat hingga enam bar. Ketika ditemukan kebocoran pada sambungan pipa tekanan udara keluar dengan sangat kuat hingga memunculkan suara dentuman yang mengagetkan warga sekitar.
"Yang bocor adalah tekanan udara, bukan gas. Kalau benar terjadi ledakan gas tentu akan muncul api, sedangkan dalam

kejadian ini sama sekali tidak ada api," tegas Samsudin.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak perusahaan menyatakan siap mengganti seluruh kerugian material yang dialami warga maupun pemilik usaha di sekitar lokasi. "Kami bertanggung jawab penuh. Semua kerusakan akan didata bersama pemilik dan akan kami ganti," ucapnya.

Ke depan PT Panca Indah Jayamahe akan menempatkan petugas di setiap titik pengujian Regulating Station agar masyarakat memperoleh informasi secara langsung serta dapat segera dilakukan pelepasan tekanan apabila kembali ditemukan kebocoran.

"Kami akan menambah personel di lapangan supaya warga tidak panik dan setiap kebocoran bisa langsung ditangani dengan aman," tutup Samsudin.

Editor: Aspian Nur

Terdengar Suara Dentuman Saat Uji Jaringan Gas, Tiga Pengunjung Kafe di Jalan Kemakmuran Samarinda Terluka

Sabtu, 11/07/2026

pihak Kepolisian bersama perwakilan dari kontraktor Jaringan gas saat memasang police line titik jaringan gas yang berada di wilayah Jalan kemakmuran yang mengalamin kebocoran saat uji coba berlangsung (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait