Jumat, 03/07/2026
Jumat, 03/07/2026
Petugas kepolisian dari Polsek Sungai pinang saat melakukan pengechekan di lokasi toko yang di rampok (dok polsek sungai pinang)
Jumat, 03/07/2026

Petugas kepolisian dari Polsek Sungai pinang saat melakukan pengechekan di lokasi toko yang di rampok (dok polsek sungai pinang)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kepolisian masih memburu pelaku perampokan yang disertai penganiayaan terhadap dua perempuan di Toko Anas, sebuah toko kelontong di Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (3/7/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WITA itu diduga dilakukan seorang pria yang masuk melalui pintu samping rumah toko yang tidak terkunci, mengancam korban menggunakan senjata tajam, lalu membawa kabur uang tunai sekitar Rp400 Ribu.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Dedi Lantang mengatakan, penyelidikan masih terus dilakukan. Polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa para korban dan saksi, serta mengumpulkan sejumlah petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku. "Kasusnya masih kami dalami. Saat ini penyelidikan masih terus berjalan," kata Dedi saat dikonfirmasi Korankaltim.com.
Aksi perampokan itu terjadi ketika dua perempuan sedang tertidur di kamar rumah toko. Happy, satu diantara korban terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari dalam ruangan.
"Korban terbangun dan melihat seorang pria yang mengenakan jumper serta masker sudah berada di dalam kamar. Saat korban hendak berteriak, pelaku langsung membekap mulutnya sambil mengancam menggunakan sebilah pisau," sebut Dedi.
Happy yang berusia 32 tahun sempat memberikan perlawanan hingga membangunkan rekannya. Namun pelaku justru menyerang keduanya menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri. "Korban sempat memberikan perlawanan sehingga pelaku melakukan penganiayaan, lalu kabur dari lokasi," tambah Dedi.
Usai pelaku melarikan diri, korban mendapati uang tunai sekitar Rp400 ribu yang disimpan di dalam dompet telah hilang. Dari hasil olah TKP, polisi juga tidak menemukan bekas pembongkaran pada pintu maupun jendela rumah toko.
"Dugaan sementara akses masuk melalui pintu samping karena tidak ditemukan bekas pembongkaran. Kemungkinan lain memang ada, tetapi cukup sulit dilakukan," jelasnya.
Penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain, meski indikasi awal mengarah pada satu orang pelaku. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Rahmad Aribowo memastikan, Tim Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda telah diterjunkan untuk membantu penyelidikan bersama Polsek Sungai Pinang.
"Tim Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda kami kerahkan untuk membackup proses penyelidikan yang dilakukan Polsek Sungai Pinang, sehingga pengungkapan kasus ini bisa dilakukan secepatnya," tegas Rahmad.
Hingga sore ini, aparat kepolisian masih memburu pelaku sembari mengumpulkan alat bukti tambahan dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi berharap identitas pelaku segera terungkap sehingga kasus perampokan yang mengakibatkan dua perempuan mengalami luka-luka tersebut dapat segera diselesaikan.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 03/07/2026
Petugas kepolisian dari Polsek Sungai pinang saat melakukan pengechekan di lokasi toko yang di rampok (dok polsek sungai pinang)
TERPOPULER