Senin, 24/06/2024
Senin, 24/06/2024
Police line terpasang di pos jaga salah satu perusahaan di Jalan Pangeran Antasari, Samarinda, Minggu (23/6/2024). (Foto: Nancy/Korankaltim.com)
Senin, 24/06/2024

Police line terpasang di pos jaga salah satu perusahaan di Jalan Pangeran Antasari, Samarinda, Minggu (23/6/2024). (Foto: Nancy/Korankaltim.com)
Penulis: */Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - MK (52), sekuriti salah satu perusahaan di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Sungai Kunjang ditemukan tak bernyawa, Minggu (23/6/2024) sekitar pukul 09.00 WITA.
Jasad warga Jalan Pangeran Antasari itu pertama kali ditemukan oleh temannya sesama sekuriti, Ardiansyah (54). Di mana saat itu, rekan MK datang untuk bergantian jaga. Tetapi, saat itu, pintu pagar perusahaan masih tergembok dan MK tidak menyahut saat dipanggil.
"Saat dicek, temannya melihat korban terbaring di atas kursi panjang di dalam pos jaga, dan sudah meninggal dunia," ungkap Bhabinkamtibmas Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Bripka M Yusuf saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (23/6/2024).
"Kami mengetahui itu (penemuan mayat), setelah temannya ini melaporkan ke kami dan Babinsa setempat," sambungnya.
Tim dari Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama personel Polsek Sungai Kunjang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Kalau dari keterangan Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan (pada tubuh MK). Diduga almarhum ini meninggal karena sakit. Karena keterangan istrinya tiga hari sebelumnya alamahum mengeluhkan sesak di dada, tetapi menolak berobat," imbuhnya.
Yusuf bilang pihak keluarga menolak jika jenazah MK divisum, sehingga langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. "Keluarga menolak dilakukan visum, sehingga mereka diminta untuk buat surat pernyataan (penolakan)," pungkasnya. (*/kk)
Editor: Maruly Z
Senin, 24/06/2024
Police line terpasang di pos jaga salah satu perusahaan di Jalan Pangeran Antasari, Samarinda, Minggu (23/6/2024). (Foto: Nancy/Korankaltim.com)
TERPOPULER