Kamis, 09/07/2026

Sudah Ada Sejak Kecil, Buaya di Desa Janju Tanah Grogot Sekarang Bikin Resah Warga Kampung Warna Warni

Kamis, 09/07/2026

Kepala Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot, Edy Karyadi. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sudah Ada Sejak Kecil, Buaya di Desa Janju Tanah Grogot Sekarang Bikin Resah Warga Kampung Warna Warni

Kamis, 09/07/2026

logo

Kepala Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot, Edy Karyadi. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)

Penulis: Dwi Cahyo

KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Sejumlah warga di Desa Wisata Kampung Warna Warni (KWW) Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot resah dengan kehadiran seekor buaya di sungai yang mulai mendekati aktivitas mereka. 

Buaya tersebut sejatinya sudah ada sejak masih kecil namun seiring waktu tepatnya selama tiga tahun menjadi dewasa dan membuat kekhawatiran dirasakan warga mengingat Desa Janju selain sungai juga ada hutan bakau. 

Kepala Desa Janju Edy Karyadi menyebut situasi tersebut harusnya perlu ditangani dengan segera, hanya saja pihaknya tidak menginginkan jika buaya tersebut harus dibunuh.

"Kami maunya buaya tersebut dievakuasi, jangan dibunuh karena ini bertentangan dengan tradisi masyarakat," sebut Edy kepada Korankaltim.com Kamis (9/7/2026).

Sejak dahulu warga di kampung tersebut memiliki tradisi yakni larangan membunuh buaya. Karena itu pihak desa berharap agar buaya tersebut dievakuasi.

Buaya itu sendiri mulai mendekat setiap warga berada di jembatan Kampung Warna Warni dan terkadang berada dibawah kolong rumah atau dibawah perahu. 

"Sejumlah anak di Kampung Warna Warni sering berenang pada saat air pasang, dulu buaya ini tidak pernah mendekat tapi sekarang ketika anak berenang, buaya ini mulai mendekat sering juga buaya ini mendekati perahu warga," papar Edy.

Komunikasi sudah dilakukan dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Paser, tapi untuk urusan penanganan binatang buas tersebut menjadi kewenangan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Sudah pernah komunikasi, tapi kewenangan ada di KKP, semoga sjaa ini bisa segera dievakuasi, karena kami tidak menginginkan adanya korban dari warga kami," tegas Edy.

Sementara Kapolsek Tanah Grogot Iptu Suparman meminta agar warga lebih berhati-hati terutama pada saat melakukan aktivitas di air mengingat ukuran buaya tersebut sudah besar dan cukup membahayakan keselamatan bagi warga.

"Kami mengimbau warga lebih waspada dan berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sungai," kata Suparman.

Editor: Aspian Nur

Sudah Ada Sejak Kecil, Buaya di Desa Janju Tanah Grogot Sekarang Bikin Resah Warga Kampung Warna Warni

Kamis, 09/07/2026

Kepala Desa Janju Kecamatan Tanah Grogot, Edy Karyadi. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait