Sejak peristiwa kebakaran tersebut, sejumlah bantuan berupa makanan dan pakaian bekas layak pakai terus berdatangan. Hingga kini di lokasi posko kebakaran yang ditangani oleh Pemerintah Desa Muara Adang bantuan berupa pakaian layak pakai, serta bahan makanan yang juga disalurkan secara bertahap pada korban kebakaran terlihat menumpuk.
Kepala Desa Muara Adang Kecamatan Long Ikis Kurniansyah menjelaskan, dukungan kepada warga terimpa musibah terus diberikan.
"Saat ini bantuan yang datang merupa bahan makanan sudah menumpuk dan sudah kami slaurkan secara bertahap, kami sampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak," ucap Kurniansyah kepada Korankaltim.com Kamis (12/3/2026).
Namun Kurniansyah menyebut warga sangat membutuhkan dukungan berupa material bangunan untuk melaksanakan perbaikan pada jembatan titian serta membentuk kembali pondasi rumah warga. "Sampai saat ini belum ada bantuan yang masuk berupa material bangunan, material bangunan kami butuhkan untuk membangun kembali jembatan yang hangus terbakar serta membentuk pondasi rumah warga yang terbakar," jelasnya.
Udin, warga terdampak kebakaran mengakui saat ini ia hanya mampu bertahan dari belas kasihan warga di desa tersebut, termasuk juga tempat tinggal, maka dari itu ia juga sangat mengharapkan adanya bantuan berupa material bangunan yang nantinya bisa digunakan untuk membangun rumah. "Kami sangat membutuhkan bantuan berupa bahan bangunan, terutama kayu ulin yang akan digunakan untuk kaki rumah," ujar udin.
Mengetahui kondisi tersebut, Yayasan Dispasana berinisiatif melakukan pengumpulan donasi yang nantinya akan disalurkan dalam bentuk meterial bangunan. Program tersebut akan dilaksanakan selama ramadan.
"Kami berupaya untuk memberikan dukungan pada masyarakat selaku korban dalam peristiwa kebakaran ini, dukungan yang bisa kami berikan yakni mengakomodir dermawan yang hendak menyalurkan bantuan," ungkap Andi Muhammad Rizal Ashari, koordinator kegiatan.
Pelaksanaan pengumpulan donasi untuk material bangunan tersebut akan ditutup saat Idulfitri. Selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk membeli material bngunan berupa kayu. Direncanakan dalam pengerjaan nanti akan dilaksanakan secara bergitong royong bersama masyarakat.
"Rencananya material yang ada akan dikerjakan bersama masyarakat untuk mulai membangun jembatan dannjuga dasar rumah bagi korban kebakaran," sebut Andi.
Editor: Aspian Nur