Rabu, 23/06/2021

50 Mahasiswa KKN Unmul Disebar ke 13 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Paser

Rabu, 23/06/2021

Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Mahasiswa KKN Unmul dari Pemerintah Kabupaten Paser kepada Kepala Desa. ( Foto : Dwi Cahyo / Korankaltim.com )

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

50 Mahasiswa KKN Unmul Disebar ke 13 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Paser

Rabu, 23/06/2021

logo

Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Mahasiswa KKN Unmul dari Pemerintah Kabupaten Paser kepada Kepala Desa. ( Foto : Dwi Cahyo / Korankaltim.com )

KORANKALTIM.COM, TANA PASER- Kabupaten Paser kembali menerima mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Universitas Mulawarman Samarinda Kalimantan Timur. 

Sebanyak 50 mahasiswa KKN ke 47 Unmul tersebut selama delapan minggu akan melaksanakan kegiatan di 13 lokasi meliputi sembilan desa dan empat kelurahan.

Di empat kelurahan yakni Long Ikis, Longkali,  Kuaro dan  Tanah Grogot sebanyak lima mahasiswa. Di sembilan desa yakni Batu Kajang empat mahasiswa, Samuntai empat mahasiswa, Tajur empat mahasiswa, Gunung Putar empat mahasiswa, Olong Pinang lima mahasiswa, Tepian Batang lima mahasiswa, Senaken lima mahasiswa dan Tapis empat mahasiswa.

Asisten Kesra Kabupaten Paser  Romif Erwinadi mengingatkan kepada seluruh mahasiswa peserta KKN Ke 47  bahwa saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi di wilayah Kabupaten Paser. Sehingga setiap mahasiswa diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama melaksanakan KKN.

“Perlu diingat sampai saat ini masih Pandemi Covid-19.  Kepada seluruh mahasiswa untuk tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan. Kemudian sampaikan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Kepada masyarakat sebagai cara untuk melawan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Paser,” ucap Romif, Rabu (23/6).

Ia juga berpesan agar setiap mahasiswa peserta KKN bisa menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan masyarakat. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Setiap kebiasaan yang kurang baik kami harap bisa dihindari sehingga setiap mahasiswa KKN memiliki hubungan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat di desa dan kelurahan,” terangnya.

Khadiran mahasiswa di desa dan kelurahan diakuinya memiliki dampak yang cukup baik terhadap perkembangan dan pembangunan di desa. 

Untuk itu, ia mengharapkan setiap program yang dilaksanakan selama KKN agar bisa selaras dan mendukung pencapaian visi dan misi pemerintah Kabupaten Paser.

“Sedikit banyaknya dengan kehadiran 50 mahasiswa Unmul ini akan berdampak pada perkembangan dan pembangunan di desa. Kami harap program yang akan dilaksankan selama melaksanakan KKN nanti bisa selaras dan tentunya mendukung pencapaian Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Paser,” harapnya.

Terakhir, ia juga meminta kepada segenap mahasiswa untuk mempelajari perubahan kondisi sosial di lingkungan masyarakat. Sehingga pelaksanaan KKN tidak hanya sekedar menunaikan kewajiban perkuliahan, namun ada ide cerdas yang bisa diterapkan di lingkungan masyarakat.

“ Di samping melaksanakan tugas perkuliahan, juga sudah seharusnya melakukan identifikasi dan mempelajari dinamika perubahan yang terjadi di masyarakat. Sehingga hasil dari pelaksanaan KKN nantinya juga bisa menjadi bahan tambahan bagi pemerintah Kabupaten Paser yang pada saat ini masih melakukan penyusunan RPJMD Kabupaten Paser,” pungkasnya.


penulis : Dwi Cahyo

Editor : Bambang Irawan

50 Mahasiswa KKN Unmul Disebar ke 13 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Paser

Rabu, 23/06/2021

Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Mahasiswa KKN Unmul dari Pemerintah Kabupaten Paser kepada Kepala Desa. ( Foto : Dwi Cahyo / Korankaltim.com )

Share

Berita Terkait