Sabtu, 09/09/2023
Sabtu, 09/09/2023
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat resmikan aliran listrik 24 jam di Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang (ist)
Sabtu, 09/09/2023

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat resmikan aliran listrik 24 jam di Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang (ist)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Program aliran listrik 24 jam di sejumlah desa di Kutai Timur terus bertambah. Pemerintah kabupaten dan pihak PLN terus bersinergi meningkatkan cakupan layanan kelistrikan. Program listrik untuk masyarakat ini bakal terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.
"Kami terus tingkatkan pemenuhan listrik bagi masyarakat. Terus bersinergi dan berupaya meningkatkan cakupan pelayanan hingga ke Desa yang tak tersentuh listrik," jelas Manajer PLN ULP Sangatta Bibit Setiyadi saat dikonfirmasi Korankaltim.com Sabtu (9//9/2023).
Saat ini sudah ada 68 desa yang teraliri listrik selama 24 jam. Program kelistrikan PLN akan dikerjakan di 13 desa pada 2023 ini. Meski demikian pihaknya tetap mengingatkan warga agar menggunakan listrik secara bijak dan aman.
"Agar menghindari bahaya atau meminimalisasi potensi kebakaran akibat arus pendek," kata Bibit.
Selain itu, PLN juga melayani program penambahan daya listrik oleh masyarakat. Program promo pelanggan nasional yakni tambah daya selama satu bulan.
"Penambahan daya bisa mencapai 5500 Watt. Peluang tersebut bisa digunakan untuk pengembangan usaha," jelasnya.
Sebelumnya, Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Kutim, Arif Nur Wahyudi mengatakan program percepatan dan kelancaran pembangunan jaringan listrik guna mempercepat progres konektivitas listrik.
Hingga pertengahan tahun ini sedang dilaksanakan pembangunan jaringan listrik PLN tersebar di 13 Desa.
"Kami terus pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat hingga ke pelosok kecamatan," ucap Arif.
Editor Aspian Nur
Sabtu, 09/09/2023
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman saat resmikan aliran listrik 24 jam di Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang (ist)
TERPOPULER