Jumat, 11/09/2026
Jumat, 11/09/2026
Ilustrasi pembukaan Erau di Kukar diselimuti kabut asap Karhutla. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
Jumat, 11/09/2026

Ilustrasi pembukaan Erau di Kukar diselimuti kabut asap Karhutla. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak pada pelaksanaan pesta adat Erau 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Untuk mengurangi risiko paparan udara buruk, khususnya terhadap anak-anak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar melakukan penyesuaian jadwal dan memangkas durasi sejumlah rangkaian kegiatan.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan pihaknya harus memanajemen ulang waktu kegiatan di lapangan agar seluruh rangkaian acara dapat dipercepat.
Langkah ini diambil untuk meminimalkan waktu anak-anak agar tidak terpapar udara buruk di luar ruangan.
“Cuaca masih tidak bagus, untuk waktu tampil peserta nanti kita percepat,” kata Heriansyah, Jumat, (11/9/2026).
Selain mempercepat durasi acara, Disdikbud Kukar juga memberikan perhatian khusus pada kondisi lokasi latihan. Lapangan yang digunakan para peserta disemprot air secara berkala guna meredam debu yang kian tak terkendali dan berpotensi mengganggu pernapasan.
“Kita lakukan juga penyiraman menggunakan air di lokasi latihan untuk mengurangi debu dan ditambah asap akibat karhutla masih ada, ini supaya tidak mengganggu pernapasan peserta khususnya para penari,” ujarnya.
Kondisi udara yang kian memburuk juga memengaruhi estetika pertunjukan pada Erau 2026. Disdikbud Kukar mengeluarkan imbauan kepada komunitas seni yang terlibat agar para penari tampil dengan menggunakan masker demi menyaring udara yang bercampur asap.
“Kita juga sudah koordinasi kepada para komunitas yang kerja sama untuk menyukseskan Erau, supaya mereka juga menggunakan masker,” tuturnya.
Guna menyiasati paparan suhu ekstrem, proses latihan para penari kini digeser dan hanya dilaksanakan pada sore hari. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kondisi fisik para peserta dari sengatan terik matahari.
Meskipun tim medis dan asupan vitamin telah disiapkan sebelum pelaksanaan acara, Heriansyah menegaskan, penyediaan fasilitas kesehatan dan pemenuhan vitamin secara teknis di lapangan sepenuhnya dibebankan kepada tanggung jawab komunitas penyelenggara masing-masing.
Editor: Erwin
Jumat, 11/09/2026
Ilustrasi pembukaan Erau di Kukar diselimuti kabut asap Karhutla. (Foto: Dok.Korankaltim.com)
TERPOPULER