Jumat, 11/09/2026

Lima Kecamatan di Kukar Masih Dilanda Karhutla, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Jumat, 11/09/2026

Helikopter water bombing saat melakukan pemadaman Karhutla di Kecamatan Muara Badak. (Foto: Dok.BPBD Kukar)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Lima Kecamatan di Kukar Masih Dilanda Karhutla, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Jumat, 11/09/2026

logo

Helikopter water bombing saat melakukan pemadaman Karhutla di Kecamatan Muara Badak. (Foto: Dok.BPBD Kukar)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) semakin meluas. Kondisi ini membuat Kukar kini berada dalam status siaga satu terhadap dampak karhutla.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, tercatat 216 kejadian karhutla yang menghanguskan sedikitnya 1.704 hektare lahan.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah memperkuat upaya pemadaman, termasuk mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing di wilayah yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.

Kepala Pelaksana BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, menjelaskan, penyiraman melalui udara dilakukan sebanyak dua kali sehari, pagi hingga siang. 

Langkah ini merupakan hasil koordinasi cepat antara Pemkab Kukar, Pemprov Kaltim, dan BNPB untuk menjangkau zona merah yang sulit ditembus tim pemadam kebakaran.

“Helikopter water bombing ini sudah beroperasi sejak kemarin, dan aktif melakukan penyiraman di lokasi kebakaran sebanyak dua kali,” kata Setianto Aji, Jumat (11/9/2026). 

Setelah melakukan pemadaman di kawasan Saliki dan Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, radius operasi udara kini diperluas ke empat kecamatan yang juga masih dikepung oleh api, yakni Anggana, Sanga-Sanga, Muara Jawa dan Samboja.

“Pemadaman lewat udara Ini bertahap, karena unitnya terbatas,” ucapnya.

Koordinator Lapangan (Koorlap) BPBD Kukar, Eko Suryawinata, menambahkan, selain wilayah pesisir, titik api dan dampak asap juga masih terlihat di beberapa kecamatan lain seperti Kenohan dan Muara Kaman.

“Sebagian besar lokasi api jaraknya sangat sulit dijangkau oleh tim darat. Petugas di lapangan harus menyambung 10 hingga 12 rol selang sekitar 300 sampai 360 meter untuk bisa mencapai titik api,” ujar Eko.

Krisis air akibat kemarau ekstrem menjadi tantangan utama dalam proses pendinginan lahan. Beruntung, pihak swasta turut membantu dengan menyuplai tangki air berkapasitas 20.000 liter ke lokasi pemadaman.

“Krisis air itu pasti ada, tapi kami dapat bantuan dari pihak perusahaan setempat, mereka menyuplai tangki 20.000 liter untuk membantu pemadaman,” ungkapnya.

Kata dia, laporan kebakaran biasanya mulai melonjak pada pukul 14.00 Wita siang hari. Berdasarkan pantauan cuaca, intensitas fenomena cuaca El Nino justru mengalami peningkatan di September, dan diperkirakan baru akan mulai melandai pada Oktober 2026 mendatang.

Untuk menjaga kondisi fisik personel di lapangan, BPBD Kukar menerapkan sistem shift atau pergantian tugas serta mendapat dukungan penuh dari relawan setempat yang bersiaga di posko Tenggarong maupun Muara Badak.

BPBD Kukar menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang nekat membuka lahan dengan cara dibakar. Pasalnya, ulah oknum masyarakat yang membakar ladang di wilayah hulu memperparah situasi karhutla.

“Kami imbau masyarakat untuk wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah demi menghindari dampak kabut asap. Kemudian, jangan membakar lahan atau sampah sembarangan, karena kondisi angin yang kencang membuat api sangat mudah lepas kendali,” tutupnya.

Editor: Erwin

Lima Kecamatan di Kukar Masih Dilanda Karhutla, Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Jumat, 11/09/2026

Helikopter water bombing saat melakukan pemadaman Karhutla di Kecamatan Muara Badak. (Foto: Dok.BPBD Kukar)

Share

Berita Terkait