Minggu, 12/07/2026
Minggu, 12/07/2026
Jembatan Kecamatan Sebulu. (Foto: Dok.Pemerintah Kecamatan Sebulu)
Minggu, 12/07/2026

Jembatan Kecamatan Sebulu. (Foto: Dok.Pemerintah Kecamatan Sebulu)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyusun strategi pembiayaan baru guna mengantisipasi ancaman mangkraknya proyek Jembatan Sebulu di Kecamatan Sebulu.
Megaproyek yang diproyeksikan menelan total dana hingga Rp900 miliar tersebut saat ini masih mengalami defisit anggaran sekitar Rp400 miliar untuk bisa dilanjutkan pengerjaannya dan rampung sepenuhnya.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mengatakan, menghentikan proyek di tengah jalan sama sekali bukan pilihan bijak. Ratusan miliar rupiah uang rakyat telah digunakan untuk pembangunan tersebut.
Guna menutup kekurangan dana, DPRD Kukar kini tengah mengkaji opsi pengajuan pinjaman daerah, hingga lobi suntikan dana ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan pusat.
“Jangan sampai dana yang sudah keluar itu sia-sia. Jembatan ini harus selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk pertumbuhan ekonomi di Sebulu,” ujar Ahmad Yani, Minggu (12/7/2026).
Selain itu, Ahmad Yani juga akan memberikan peringatan dan menindak tegas kontraktor jika ditemukan pelanggaran atau kerja yang tidak sesuai spesifikasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan pihaknya masih harus menyelesaikan uji pengeboran tanah sedalam 60 meter.
“Data ini jadi syarat wajib untuk mendapatkan kelayakan desain dari Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian PUPR,” ungkap Linda.
Kebutuhan khusus untuk bentang tengah ini ditaksir mencapai Rp460 miliar hingga Rp480 miliar. Pada tahun anggaran 2026, Dinas PU baru mengalokasikan dana stimulan sebesar Rp8,6 miliar yang difokuskan untuk pemasangan girder satu bentang, pengecoran lantai, trotoar, serta investigasi tanah tersebut.
Selain kendala anggaran jembatan, pembebasan lahan untuk jalan pendekat sepanjang 300 meter juga masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang belum tuntas. DPRD Kukar menegaskan akan melakukan pengawasan agar sinkronisasi lahan dan anggaran ini berjalan serentak.
Editor: Erwin
Minggu, 12/07/2026
Jembatan Kecamatan Sebulu. (Foto: Dok.Pemerintah Kecamatan Sebulu)
TERPOPULER