Rabu, 08/07/2026
Rabu, 08/07/2026
PLN ketika melakukan pemeliharaan sistem kelistrikan. (Foto: Dok.PLN)
Rabu, 08/07/2026

PLN ketika melakukan pemeliharaan sistem kelistrikan. (Foto: Dok.PLN)
Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Rentetan pemadaman listrik bergilir yang mengganggu aktivitas masyarakat Kota Samarinda belakangan ini sempat memicu berbagai pertanyaan di tengah publik mengenai penyebab sebenarnya.
Melalui audiensi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda bersama PT PLN (Persero) UP3 Samarinda akhirnya dipastikan gangguan tersebut murni disebabkan oleh pemeliharaan jaringan serta kendala teknis, dan ditargetkan berakhir dalam waktu dekat.
Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra mengatakan, dalam audiensi tersebut pihak PLN disebutnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus menjelaskan jika pemadaman dilakukan karena adanya proses perbaikan dan pemeliharaan jaringan.
"Mereka menjamin setelah sekitar 13 Juli mungkin tidak ada lagi pemadaman bergilir. Mudah-mudahan tidak meleset," ujar Samri kepada Korankaltim.com Rabu (8/7/2026).
Sebelumnya, sebagian warga sempat menduga pemadaman bergilir di Samarinda berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan pasokan batu bara PLTU periode 2018–2026 yang tengah disidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
Kasus itu disebut-sebut turut berdampak terhadap terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim).
Samri menegaskan persoalan tersebut sama sekali tidak dibahas dalam audiensi dan tidak memiliki kaitan dengan pemadaman yang terjadi saat ini. Namun demikian, ia menilai minimnya informasi resmi dari PLN selama proses pemadaman menjadi penyebab munculnya berbagai spekulasi di masyarakat.
"Tadi kami tidak membahas itu, tidak ada hubungannya dengan itu. Ini murni perbaikan (maintenance) secara berkala," tegasnya.
Diharapkan, komitmen PLN untuk menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan sesuai target dapat direalisasikan, sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian kembali berjalan normal tanpa terganggu pemadaman bergilir.
“Mereka datang secara resmi sehingga kita mendapat informasi yang valid langsung dari sumbernya,” sebut Samri.
PLN sendiri saat diminta konfirmasi di lokasi audiensi tak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi maupun perkembangan pemulihan sistem kelistrikan di Kota Tepian.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 08/07/2026
PLN ketika melakukan pemeliharaan sistem kelistrikan. (Foto: Dok.PLN)
TERPOPULER