Senin, 29/06/2026
Senin, 29/06/2026
Kondisi jalan penghubung Desa Sedulang ke Kecamatan Muara Kaman. (Dok. Pemerintah Kecamatan Muara Kaman)
Senin, 29/06/2026

Kondisi jalan penghubung Desa Sedulang ke Kecamatan Muara Kaman. (Dok. Pemerintah Kecamatan Muara Kaman)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kondisi infrastruktur jalan di Desa Sedulang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kian memprihatinkan.
Akses jalan sepanjang sekitar 10 kilometer tersebut dikabarkan mengalami kerusakan parah selama hampir satu dekade tanpa adanya penanganan menyeluruh dari pemerintah daerah.
Camat Muara Kaman Nadi Baswan mendesak Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menjadikan perbaikan jalan ini sebagai prioritas utama mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi aktivitas harian dan roda perekonomian masyarakat setempat.
"Tolong perhatikan perbaikan jalan menuju Desa Sedulang yang masih hancur sepanjang 10 kilometer," kata Nadi, Selasa (29/6/2026).
Solusi alternatif jika anggaran daerah belum mampu membiayai semenisasi permanen. Ia menyarankan pemerintah melakukan pengerasan jalan terlebih dahulu sebagai penanganan darurat agar jalur aman dilalui. "Kalau pengerasan jalan, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai hampir setengah miliar," tambahnya.
Rusaknya jalan Desa Sedulang hanyalah satu dari sekian banyak masalah infrastruktur di wilayahnya. Keterbatasan akses antardesa ini dinilai menjadi batu sandungan utama bagi perkembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi warga. Masalah ini pula yang membuat Muara Kaman kerap dicap sebagai kecamatan tertinggal dibanding wilayah lain di Kukar. "Kalau jalan bagus, akses perekonomian masyarakat juga akan semakin meningkat," papar Nadi.
Sebagai langkah strategis pemerataan pembangunan, pemerintah dan masyarakat telah menyepakati pemekaran wilayah dengan membentuk kecamatan baru bernama Muara Kaman Darat. Desa Sedulang dipastikan masuk dalam daftar 10 desa yang memperkuat administrasi kecamatan baru tersebut.
Sementara keluhan warga dan pihak kecamatan ini mendapat respons positif dari legislatif. Anggota DPRD Kutai Kartanegara Daerah Pemilihan (Dapil) Sebulu, Muara Kaman, dan Tenggarong Seberang, Agustinus Sudarsono, menyatakan kesiapannya untuk mengawal anggaran proyek ini.
"Kalau memang diusulkan untuk dilakukan semenisasi sepanjang 10 kilometer di Sedulang, ayo kita kerjakan bersama-sama," ucap Agustinus.
Kalau proyek ini belum bisa diakomodasi pada anggaran tahun berjalan, dirinya akan mengawal agar usulan tersebut masuk dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. "Jika tidak bisa diusulkan di tahun ini, bisa diusulkan di APBD Tahun 2027," tutupnya.
Editor: Aspian Nur
Senin, 29/06/2026
Kondisi jalan penghubung Desa Sedulang ke Kecamatan Muara Kaman. (Dok. Pemerintah Kecamatan Muara Kaman)
TERPOPULER