Kamis, 25/06/2026
Kamis, 25/06/2026
Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)
Kamis, 25/06/2026

Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Angka kemiskinan di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tercatat menyentuh angka sekitar 400 jiwa.
Pihak kelurahan saat ini tengah memperketat validasi dan koordinasi bersama instansi terkait untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan secara tepat sasaran.
Lurah Timbau, Muhammad Furkan, mengungkapkan penanganan bagi ratusan warga kurang mampu tersebut dikelola secara teknis melalui Kepala Seksi (Kasi) Sosial dengan mengacu pada klaster kategori kesejahteraan masyarakat.
“Pendataannya sesuai dengan desil masing-masing, mulai dari Desil satu sampai Desil empat,” jelas Furkan, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan pada desil satu hingga empat dilakukan untuk memastikan berbagai program intervensi pemerintah daerah dapat tepat sasaran. Melalui skema tersebut, bantuan sosial seperti beras dan minyak goreng yang disalurkan Dinas Sosial dapat diberikan kepada warga yang benar-benar masuk dalam kategori prioritas penerima manfaat.
Menurutnya, penentuan status kemiskinan mengacu pada sejumlah indikator, di antaranya kelompok lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta warga yang tidak memiliki pekerjaan atau pendapatan tetap.
Untuk di RT 10 Kelurahan Timbau terdapat sekitar 20 warga miskin yang secara berkala menerima bantuan sosial dari pemerintah.
“Kalau ditarik secara luas berdasarkan data kesejahteraan sosial makro dari data pemerintah pusat dan daerah, total angka kemiskinan di keseluruhan wilayah Kukar berada di kisaran 54 ribu jiwa, atau setara dengan 104.689 KK,”
Pemerintah Kelurahan Timbau menegaskan komitmennya untuk terus memperbarui data ini bersama dinas terkait guna meminimalisasi potensi tumpang tindih serta menjamin transparansi penyaluran bantuan yang disalurkan agar tepat sasaran.
“Kami berharap intervensi logistik seperti distribusi beras dan minyak goreng mampu meringankan beban hidup 400 jiwa warga kurang mampu,” tutupnya.
Editor: Erwin
Kamis, 25/06/2026
Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)
TERPOPULER