Rabu, 17/06/2026
Rabu, 17/06/2026
Disdamkarmat kota Samarinda bersama relawan kota Samarinda saat berupaya memadamkan api kebakaran. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Rabu, 17/06/2026

Disdamkarmat kota Samarinda bersama relawan kota Samarinda saat berupaya memadamkan api kebakaran. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Musibah kebakaran terjadi di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo RT 06, Kelurahan Gunung Panjang Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda Rabu (17/6/2026) pagit adi, menghanguskan sejumlah bangunan dan kendaraan milik warga.
Peristiwa yang terjadi di lingkungan permukiman padat penduduk tersebut sempat membuat warga sekitar panik akibat cepatnya kobaran api membesar.
Data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda menyebutkan, laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.20 WITA. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan berhasil mengendalikan api sekitar satu jam kemudian atau pada pukul 08.20 WITA.
Narahubung Disdamkar Kota Samarinda Hery Suhendra menjelaskan, kebakaran mengakibatkan sebuah bengkel dan satu bangunan bangsalan enam pintu mengalami kerusakan. Selain itu, satu unit mobil dan tiga sepeda motor juga turut terbakar dalam insiden tersebut.
“Selain bengkel dan bangsalan enam pintu yang terbakar ada juga satu mobil dan tiga sepeda motor juga terdampak dalam kejadian ini,” jelas Hery.
Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan. Dari hasil pendataan sementara, terdapat enam kepala keluarga dengan total enam jiwa yang menghuni lokasi terdampak kebakaran.
Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada gangguan instalasi listrik atau korsleting. Namun pihaknya belum dapat memastikan sumber api sebelum hasil penyelidikan resmi dari kepolisian diterbitkan.
“Indikasi awal memang mengarah pada korsleting listrik. Namun untuk memastikan penyebab kebakaran, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian,” paparnya.
Dalam proses pemadaman, petugas sempat mengalami kendala karena terbatasnya sumber air di sekitar lokasi. Meski demikian, api berhasil dicegah agar tidak merambat ke bangunan lain berkat kerja sama petugas dan relawan.
“Kami mengerahkan delapan unit mobil tangki Disdamkar yang dibantu PMK swasta serta 13 mesin portable milik relawan. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi,” tambah Hery.
Penanganan kebakaran turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya kepolisian, BPBD, PMI, PLN, Dinas Perhubungan, Tagana, Sat Brimob Polda Kaltim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tim medis. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan kerugian material akibat kebakaran tersebut.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 17/06/2026
Disdamkarmat kota Samarinda bersama relawan kota Samarinda saat berupaya memadamkan api kebakaran. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER