Rabu, 24/06/2026

Voice Mail Corner “Gen-Z Naik Kelas”, Dispora Kukar Dorong Pemuda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Rabu, 24/06/2026

Keseruan dialog interaktif kegiatan Voice Mail Corner Gen-Z Naik Kelas (Heri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Voice Mail Corner “Gen-Z Naik Kelas”, Dispora Kukar Dorong Pemuda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Rabu, 24/06/2026

logo

Keseruan dialog interaktif kegiatan Voice Mail Corner Gen-Z Naik Kelas (Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG  – Semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda kembali digaungkan melalui kegiatan Voice Mail Corner “Gen-Z Naik Kelas” yang digelar di Sekretariat Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kutai Kartanegara (Kukar), kawasan Dekranasda Kukar, Tenggarong, Rabu (24/6/2026) malam.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai namun penuh inspirasi tersebut menghadirkan dialog interaktif antara pemerintah daerah, pelaku usaha muda, dan komunitas kewirausahaan sebagai upaya mendorong lahirnya lebih banyak wirausahawan muda di Kukar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, menegaskan bahwa Generasi Z harus berani mengambil peran sebagai pelaku usaha, bukan hanya menjadi pencari kerja.

“Gen Z harus menjadi pelaku, jangan hanya menunggu. Generasi muda yang luar biasa adalah mereka yang mampu menciptakan usaha dan membuka peluang kerja, bukan hanya duduk mencari lowongan pekerjaan,” katanya.

Menurutnya, saat ini banyak usaha yang berkembang dan berhasil dibangun oleh kalangan pemuda. Karena itu, Dispora Kukar terus memperkuat pembinaan melalui program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) yang mengusung motto Rumah Etam Segalanya sebagai wadah konsultasi dan pengembangan usaha.

“Semua persoalan usaha bisa dikonsultasikan di Klinik WPM. Di sana ada para praktisi dan spesialis kewirausahaan yang siap memberikan pendampingan secara gratis. Jangan pernah puas dengan usaha yang dijalankan saat ini, karena dalam dunia usaha kita harus selalu memiliki strategi menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Aji Ali juga mengingatkan para pelaku usaha muda untuk memanfaatkan berbagai program dukungan pemerintah, seperti Kredit Kukar Idaman Terbaik dan sejumlah program pemberdayaan ekonomi lainnya yang tersedia bagi masyarakat.

Dalam sesi dialog, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menekankan pentingnya kolaborasi antarpihak dalam memperkuat ekosistem usaha daerah.

Mengutip pesan Bupati Kukar, ia mengatakan bahwa kolaborasi merupakan kunci agar pelaku usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Kalau kita tidak berkolaborasi, kita bisa kolaps. Karena itu Disperindag terus bersinergi dengan Dispora dan Dekranasda dalam mendukung pengembangan produk-produk lokal, khususnya kerajinan dan UMKM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan FKP Corner telah memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi kreatif di kawasan Dekranasda yang sebelumnya relatif sepi.

Namun demikian, Fathullah mengakui bahwa kondisi ekonomi saat ini turut memengaruhi daya beli masyarakat. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, terjadi penurunan daya beli hingga sekitar 20 persen di sejumlah warung dan usaha kecil.

“Pasar bisa kita ramaikan, tetapi yang paling sulit adalah membuat produk benar-benar laku terjual. Ketika daya beli masyarakat menurun, tentu berdampak pada pelaku usaha, termasuk para Gen Z yang sedang merintis usaha. Namun jangan berkecil hati, tetap semangat karena pemerintah juga terus menghadirkan pelatihan dan bantuan untuk pengembangan usaha,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kukar, Indah Yulita Sari, mengajak generasi muda untuk tidak takut memulai usaha meskipun dari langkah yang sederhana.

Ia menjelaskan setiap malam Kamis, FKP rutin menggelar program pendampingan bagi pelaku usaha, termasuk membantu pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner.

“Kalau dari saya, mulai saja dulu. Tidak harus langsung punya produk sendiri, bisa dimulai dengan membantu menjual produk teman atau menjadi reseller. Yang penting berani memulai dan jangan pernah malu,” jelasnya.

Menurut Indah, perkembangan dunia digital saat ini menjadi peluang besar bagi Gen Z untuk mengembangkan usaha secara lebih luas dan kreatif.

“Kuncinya ada pada keberanian dan konsistensi. Jangan hanya menjadi wacana, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua DPD Bepro Kukar, Muhammad Syafii. Ia menilai salah satu tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini adalah persoalan mentalitas dan ketahanan menghadapi proses dalam berwirausaha.

“Anak-anak Gen Z sebenarnya sangat memahami perkembangan teknologi dan algoritma media sosial. Itu harus menjadi nilai tambah. Namun mereka juga harus memperkuat mental dan mempelajari fundamental bisnis terlebih dahulu agar siap bersaing,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan platform digital dan media sosial yang tepat dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan penjualan produk lokal. Bahkan menurutnya, wilayah Kukar dan Samarinda memiliki potensi pasar digital yang cukup besar, terutama melalui platform Facebook yang masih menjadi salah satu kanal penjualan dengan transaksi tinggi.

Melalui kegiatan Voice Mail Corner Gen-Z Naik Kelas, diharapkan semakin banyak generasi muda Kukar yang berani mengambil langkah menjadi wirausahawan mandiri, kreatif, dan inovatif, sekaligus mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat di daerah.


Editor: Erwin 

Voice Mail Corner “Gen-Z Naik Kelas”, Dispora Kukar Dorong Pemuda Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Rabu, 24/06/2026

Keseruan dialog interaktif kegiatan Voice Mail Corner Gen-Z Naik Kelas (Heri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait