Minggu, 16/11/2025
Minggu, 16/11/2025
Operasi penyisiran kopi pangku. (Foto: Erlita/Koran Kaltim)
Minggu, 16/11/2025

Operasi penyisiran kopi pangku. (Foto: Erlita/Koran Kaltim)
Penulis: Erlita Budiarti
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Suasana di warung kopi pangku, istilah yang digunakan untuk warung remang-remang yang memberikan "layanan plus" kepada pembeli, di Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, tak seperti biasanya pada Sabtu (15/11/2025) malam tadi.
Deretan warung yang biasanya ramai terutama di akhir pekan, mendadak sepi dan sunyi.
Wanita-wanita berpakaian seksi yang biasa nongkrong di depan warung menunggu pembeli atau pelanggan, tak terlihat batang hidungnya.
Bukan tanpa alasan, pasalnya malam tadi aparat dari Satpol PP Kaltim mendatangi lokasi tersebut untuk menggelar razia.
Informasi mengenai adanya operasi gabungan dan penertiban diduga bocor, hal mana yang membuat suasana warung kopi pangku mendadak sepi.
Banyak warung yang menutup usaha mereka lebih awal, bahkan lampu di sekitar lokasi turut dimatikan sebelum petugas tiba.
Satpol PP Kukar turut terlibat, menurunkan sekitar 100 personel untuk membantu pelaksanaan operasi. Saat dikonfirmasi terkait dugaan kebocoran informasi, Kepala Satpol PP Kukar Arfan Boma melalui Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Rasidi mengakui adanya indikasi tersebut.
“Ada dugaan informasi operasi malam ini bocor. Biasanya lokasi ramai dan ini tidak bisa ditutupi,” kata Rasidi kepada Korankaltim.com disela kegiatan razia.
Rasido menyarankan agar operasi serupa dievaluasi dan dikoordinasikan lebih matang agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan maksimal.
Meski warung kopi sepi, namun dalam operasi tersebut petugas berhasil menemukan tiga wanita atau ladies pelayan kopi pangku yang kedapatan menyimpan minuman keras tanpa izin. Ketiganya langsung diserahkan kepada Satpol PP Kaltim untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Tadi sudah diamankan oleh pihak provinsi untuk didata lebih lanjut,” sebutn Rasidi.
Razia atau operasi tersebut bertujuan menjaga ketertiban umum serta memberantas aktivitas yang melanggar aturan.
"Tentunya kami mendukung adanya operasi ini, sebagaimana penegakan hukum dan menjaga ketertiban," tutup Rasidi.
Editor: Aspian Nur
Minggu, 16/11/2025
Operasi penyisiran kopi pangku. (Foto: Erlita/Koran Kaltim)
TERPOPULER