Selasa, 09/06/2026
Selasa, 09/06/2026
Pampta I Polresta Samarinda bersama relawan saat berada di tempat kejadian. (Foto: Info Taruna Samarinda)
Selasa, 09/06/2026

Pampta I Polresta Samarinda bersama relawan saat berada di tempat kejadian. (Foto: Info Taruna Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Seorang pemuda bernama Gilang Ramadhan (23), warga Jalan Slamet Riyadi Gang Rukun, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, diduga nekat melompat dari Jembatan Mahakam I pada Selasa (9/6/2026) dini hari.
Dugaan tersebut muncul setelah keluarga menemukan dua lembar surat yang ditinggalkan korban di dalam kamar. Isi surat itu mengarah pada niat Gilang untuk mengakhiri hidup dengan melompat dari jembatan yang menjadi ikon Kota Samarinda tersebut.
Rosita kakak korban mengatakan, keluarga baru menyadari adiknya tidak berada di rumah setelah menemukan surat tersebut. Kepanikan pun langsung terjadi dan keluarga bergegas menuju Jembatan Mahakam untuk memastikan keberadaan korban.
“Saat dicek, Gilang sudah tidak ada di rumah. Yang ditemukan justru surat yang ditinggalkannya. Isi surat itu membuat kami langsung panik dan mencari ke Jembatan Mahakam,” ujar Rosita.
Sesampainya di lokasi, keluarga hanya menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polresta Samarinda bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pencarian awal.
Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Mat Bahri mengatakan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Satpolairud dan instansi terkait setelah menerima laporan dari keluarga korban.
“Begitu laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan Polair dan pihak terkait untuk melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Mahakam,” ungkapnya.
Menurut Mat Bahri, sandal korban ditemukan di sisi kanan jembatan dari arah Samarinda Seberang menuju pusat kota. Namun pencarian pada malam hari terkendala cuaca hujan sehingga penyisiran belum dapat dilakukan secara maksimal.
Dari informasi yang diperoleh polisi, korban diketahui memiliki riwayat percobaan bunuh diri beberapa waktu lalu dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di perairan Sungai Mahakam.
Editor: Erwin
Selasa, 09/06/2026
Pampta I Polresta Samarinda bersama relawan saat berada di tempat kejadian. (Foto: Info Taruna Samarinda)
TERPOPULER