Selasa, 09/06/2026

Nilai TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, Disdikbud Tetap Dorong Evaluasi Pendidikan

Selasa, 09/06/2026

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, M Wahidudin. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Nilai TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, Disdikbud Tetap Dorong Evaluasi Pendidikan

Selasa, 09/06/2026

logo

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, M Wahidudin. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Penulis: M Rafik

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Samarinda menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan. Nilai rata-rata peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika tercatat berada di atas rata-rata nasional maupun Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, M Wahidudin, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif bagi kualitas pendidikan di Kota Tepian.

Namun, menurutnya, hasil itu tidak boleh membuat seluruh pemangku kepentingan cepat berpuas diri.

“Untuk Samarinda, hasil TKA pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika berada di atas rata-rata nasional dan juga di atas rata-rata Kalimantan Timur,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Selasa (9/6/2026).

Meski demikian, Wahidudin menilai capaian tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai ibu kota provinsi, Samarinda diharapkan mampu menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengembangan mutu pendidikan.

Ia menegaskan, target pendidikan tidak hanya sekadar melampaui rata-rata nasional maupun provinsi. Lebih dari itu, peningkatan kualitas pembelajaran harus terus dilakukan agar hasil yang dicapai semakin optimal pada tahun-tahun mendatang.

“Ini menjadi evaluasi bagi kita. Samarinda sebagai ibu kota provinsi harus terus memacu peningkatan kualitas pendidikan sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain di Kaltim,” katanya.

Wahidudin menjelaskan, hasil TKA tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur untuk menilai kondisi pendidikan secara menyeluruh. Menurutnya, persoalan pendidikan harus dilihat secara komprehensif karena masih banyak aspek lain yang perlu mendapat perhatian.

Salah satunya adalah peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang harus terus dilakukan secara bertahap. Selain itu, kualitas proses pembelajaran di sekolah juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan akademik peserta didik.

Di sisi lain, ia menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik, baik dari sisi jumlah maupun kompetensi. Ketersediaan guru yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Kalau berbicara pendidikan, tidak hanya soal nilai. Sarana dan prasarana harus terus ditingkatkan, kualitas pembelajaran juga harus semakin baik. Guru harus terpenuhi secara kuantitatif dan kualitatif agar mutu pendidikan terus meningkat,” tegasnya.

Dengan capaian TKA yang telah melampaui rata-rata nasional dan provinsi, Disdikbud Samarinda berharap seluruh satuan pendidikan tetap melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan guna mendorong lahirnya sumber daya manusia yang semakin kompetitif di masa depan. 

Editor: Erwin

Nilai TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, Disdikbud Tetap Dorong Evaluasi Pendidikan

Selasa, 09/06/2026

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Samarinda, M Wahidudin. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait