“Kita butuh semangat untuk menyelesaikan ini, tetapi kita juga perlu tahu persoalannya apa yang membuat daerah lain tidak sampai selesai,” kata Hatta, pekan ini.
Ia meminta tim pakar bersama organisasi perangkat daerah (OPD) membantu mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi kendala dalam penyusunan regulasi perbukuan di daerah lain, baik dari sisi teknis maupun indikator kebijakan.
Dengan mengetahui persoalan yang pernah muncul, Pansus IV diharapkan dapat menyusun langkah antisipasi sejak awal.
“Jangan sampai ada persoalan atau indikasi yang sama kita hadapi di Kalimantan Utara sehingga ini nanti tidak bisa kita rampungkan,” ujarnya.
Hatta menambahkan, proses pembahasan raperda memerlukan dukungan kajian yang kuat agar regulasi yang disusun tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga siap diterapkan.
“Masukan dari tim pakar dan OPD tentu penting supaya kita memiliki gambaran yang utuh sebelum raperda ini masuk ke tahap berikutnya,” katanya. (Adv)
Editor: Erwin
“Kita butuh semangat untuk menyelesaikan ini, tetapi kita juga perlu tahu persoalannya apa yang membuat daerah lain tidak sampai selesai,” kata Hatta, pekan ini.
Ia meminta tim pakar bersama organisasi perangkat daerah (OPD) membantu mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi kendala dalam penyusunan regulasi perbukuan di daerah lain, baik dari sisi teknis maupun indikator kebijakan.
Dengan mengetahui persoalan yang pernah muncul, Pansus IV diharapkan dapat menyusun langkah antisipasi sejak awal.
“Jangan sampai ada persoalan atau indikasi yang sama kita hadapi di Kalimantan Utara sehingga ini nanti tidak bisa kita rampungkan,” ujarnya.
Hatta menambahkan, proses pembahasan raperda memerlukan dukungan kajian yang kuat agar regulasi yang disusun tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga siap diterapkan.
“Masukan dari tim pakar dan OPD tentu penting supaya kita memiliki gambaran yang utuh sebelum raperda ini masuk ke tahap berikutnya,” katanya. (Adv)
Editor: Erwin