Minggu, 12/07/2026
Minggu, 12/07/2026
Pengunjung mengamati koleksi batik khas Berau dan produk kerajinan UMKM binaan Dekranasda Berau yang dipamerkan pada ajang Pameran Kriya dan Wastra se-Indonesia di Mall Trans Studio Makassar, Jumat (10/7/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab Berau)
Minggu, 12/07/2026

Pengunjung mengamati koleksi batik khas Berau dan produk kerajinan UMKM binaan Dekranasda Berau yang dipamerkan pada ajang Pameran Kriya dan Wastra se-Indonesia di Mall Trans Studio Makassar, Jumat (10/7/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab Berau)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Keikutsertaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau pada ajang Pameran Kriya dan Wastra se-Indonesia di Mall Trans Studio Makassar menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan kekayaan produk unggulan Bumi Batiwakkal ke pasar yang lebih luas.
Dalam rangkaian peringatan HUT Dekranas ke-46 yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026, Berau tampil percaya diri dengan membawa langsung para perajinnya untuk mempromosikan hasil karya terbaik daerah.
Beragam produk unggulan menghiasi stan Dekranasda Berau, mulai dari aksesori berbahan batu alam khas Berau yang diolah menjadi bros, gelang, hingga kalung bernilai ekonomi tinggi.
Wastra berupa batik bermotif kekayaan alam Berau serta tas anyaman rotan yang tengah diminati pasar juga sukses menarik perhatian para pengunjung dari berbagai daerah.
Ketua Dekranasda Berau, Brigjen Pol (Purn) Edy Suswanto, hadir langsung pada puncak peringatan HUT Dekranas ke-46 yang dibuka Ketua Umum Dekranas, Silvi Gibran Rakabuming. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap promosi produk kerajinan lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Partisipasi Dekranasda Berau bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi menjadi kesempatan penting membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM dan perajin daerah.
“Ini menjadi momentum yang baik bagi kita untuk membawa perajin di daerah go nasional bahkan mendunia,” ujarnya.
Edy mengungkapkan antusiasme masyarakat yang mengunjungi stan Kabupaten Berau menunjukkan bahwa produk kerajinan daerah memiliki daya saing dan karakter yang kuat.
Karena itu, Dekranasda Berau akan terus memperkuat pembinaan kepada para perajin, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, promosi, hingga pendampingan dalam pengurusan legalitas usaha.
Langkah tersebut diyakini menjadi strategi penting untuk memperkuat posisi UMKM Berau di pasar yang semakin kompetitif sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kami mendorong UMKM perajin semakin tumbuh sehingga mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Puncak HUT Dekranas ke-46 tahun ini mengusung tema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia. Dalam sambutannya, Ketua Umum Dekranas Silvi Gibran Rakabuming menegaskan bahwa keberhasilan membawa produk Indonesia ke pasar global bergantung pada kualitas pembinaan yang diberikan kepada para perajin.
Ia menilai pembinaan tidak hanya harus dilakukan secara rutin, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata para pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain kemasan, hingga kemampuan memenuhi permintaan pasar. (*/kk)
Minggu, 12/07/2026
Pengunjung mengamati koleksi batik khas Berau dan produk kerajinan UMKM binaan Dekranasda Berau yang dipamerkan pada ajang Pameran Kriya dan Wastra se-Indonesia di Mall Trans Studio Makassar, Jumat (10/7/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab Berau)
TERPOPULER