Selasa, 28/06/2022

Perayaan Pasca Panen dan Tradisi Pendewasaan Anak Terus Dijaga oleh Masyarakat Kampung Tumbit Dayak

Selasa, 28/06/2022

Upacara Adat Bakudung Batiung terus dilestarikan oleh masyarakat suku Dayak Gaai Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Rama/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Perayaan Pasca Panen dan Tradisi Pendewasaan Anak Terus Dijaga oleh Masyarakat Kampung Tumbit Dayak

Selasa, 28/06/2022

logo

Upacara Adat Bakudung Batiung terus dilestarikan oleh masyarakat suku Dayak Gaai Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Rama/KoranKaltim.com)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Ratusan masyarakat Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Berau pada Selasa (28/6/2022) menggelar upacara adat Bakudung Batiung. Tradisi ini merupakan bagian dari tradisi Suku Dayak Gaai yang sudah dilakukan secara turun temurun. 

Menurut Kepala Kampung Tumbit Dayak, Ahmad Jamlan, Bakudung adalah bahasa Berau, terjemahan dari bahasa Gaai (Nae Plie Ngatam) yang artinya adalah pesta syukuran setelah panen. Maknanya, untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas perolehan kesehatan, keselamatan dalam bekerja dan secara khusus perlindungan terhadap tanaman padi masyarakat. Mulai saat menabur benih sampai panen yang disertai dengan ritual-ritual adat. Batiung adalah bahasa Berau terjemahan dari kata Lamko, artinya pendewasaan anak laki-laki.

“Pada zaman dahulu kegiatan ini dibuat terpisah, tetapi sekarang digabung menjadi satu perayaan, maka muncullah bahasa Bakudung Batiung,” ungkapnya. 

Dikatakan Ahmad Jamlan, Kabupaten Berau bukan hanya kaya dengan wisata baharinya, namun adat istiadat dari masing-masing suku yang berada di pedalaman Kalimantan Timur ini juga masih selalu terjaga.

Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan acara adat yang masih dipegang masing-masing kampung juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan membangun serta memperkenalkan budaya kepada anak cucu mereka.

“Saya berharap acara adat seperti Bakudung Batiung selalu dipertahankan, karena itu juga termasuk kekayaan Indonesia yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” pungkasnya.


Penulis: Tri Romadhani

Editor: Supiansyah

Perayaan Pasca Panen dan Tradisi Pendewasaan Anak Terus Dijaga oleh Masyarakat Kampung Tumbit Dayak

Selasa, 28/06/2022

Upacara Adat Bakudung Batiung terus dilestarikan oleh masyarakat suku Dayak Gaai Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Rama/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait