Kamis, 14/07/2022
Kamis, 14/07/2022
Kepala UPTD PPA Balikpapan Esti Santi Pratiwi. (Yudi Hadi)
Kamis, 14/07/2022

Kepala UPTD PPA Balikpapan Esti Santi Pratiwi. (Yudi Hadi)
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Tiga bocah yang dikurung di dalam rumah oleh ibu kandungnya saat ini masih dalam penanganan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Balikpapan.
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Balikpapan Esti Santi Pratiwi kepada Korankaltim.com menjelaskan, ketiga anak yang berusia 6, 10 dan 14 tahun tersebut masih dilakukan pendampingan. "Untuk anaknya masih dalam pengawasan kami kami berharap pihak keluarga yang mendampingi untuk menjaga anak-anak," kata Esti Kamis (14/7/2022) siang tadi.
Terkait dengan sang ibu yang tega mengurung ketiga anaknya di dalam rumah kontrakan di kawasan Perumahan Sosial RT 28 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, saat ini menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa.
"Saat ini dilakukan pengobatan kesehatan seperti apa dari pihak PSM Kelurahan yang akan mendampingi berobat ke puskesmas Batu Ampar karena kalau lihat secara psikologis ada sesuatu yang harus diobati," ucap Esti lagi.
Selama dalam proses pengobatan sang ibu, PPA Balikpapan juga terus melakukan pengawasan perkembangan psikologis. Hingga dipastikan benar-benar sehat.
"Sambil menunggu hasil pemeriksaan seperti apa lalu kalau memang harus berobat berapa lama setelah berobat kami menunggu hasilnya sudah sehat apa belum. Setelah sehat ya ketiga anak itu kembali ke orang tua karena pengasuh terbaik tetap orang tua," ucap Esti.
Menurutnya secara fisik kondisi sang ibu dalam kondisi sehat dan seperti pada umumnya. Namun secara psikologis dia memiliki rasa kekhawatiran yang berlebihan terhadap menjaga anak-anaknya.
"Saya tidak bisa mengatakan kesehatan mental terganggu haya saja dari hasil asesmen ibu ini kekhawatiran nya sangat tinggi yang kita takutnya ketika kami kembalikan anaknya akan terulang jadi kami lakukan pemeriksaan kesehatan (psikologis)," ujarnya.
Untuk ke tiga anak-anak itu saat ini dalam kondisi sehat dan tidak lagi merasa ketakutan seperti pada awal ditemukan di dalam kamar yang kurang penerangan.
"Kondisi anak-anak sehat dan sudah ceria sudah kepingin sekolah. Jadi dibantu pihak kelurahan dan Dinas Pendidikan untuk sekolahnya," papar Esti.
Diberitakan sebelumnya, pengurungan anak yang dilakukan oleh ibu kandungnya terbongkar saat warga di kawasan Perumahan Sosial RT 28 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara melaporkan kejadian tersebut ke Kelurahan Batu Ampar Balikpapan. Hingga akhirnya pada Kamis (23/6/2022) sore tim UPTD PPA, Unit PPA Polresta Balikpapan, Kelurahan Batu Ampar dan RT mendatangi lokasi kejadian dan benar saja mendapati tiga anak dalam kondisi dikurung di dalam rumah minim pencahayaan.
Penulis: Yudi Hadi
Editor: Aspian Nur
Kamis, 14/07/2022
Kepala UPTD PPA Balikpapan Esti Santi Pratiwi. (Yudi Hadi)
TERPOPULER