Jumat, 04/03/2022
Jumat, 04/03/2022
Jumat, 04/03/2022

Di era pandemi seperti ini penggunaan obat semakin meningkat terutama untuk menyembuhkan flu, batuk, dan radang tenggorokan. Salah satu obat yang menjadi andalan untuk menyembuhkan penyakit tersebut adalah obat Dextamine yang bisa diperoleh di Apotek.
Untuk kamu yang belum mengetahui tentang kegunaan obat Dextamine, kamu bisa mencari tahu lebih lanjut dengan mendownload aplikasi klik dokter, download di sini. Agar penggunaan kamu akan obat tersebut tidak salah.
Obat Dextamine terdapat dua tipe yaitu dalam bentuk kaplet dan sirup. Obat ini termasuk obat keras yang memiliki nama generik deksametason dan dexchlorpheniramine maleate.
Untuk membahas lebih jauh tentang obat Dextamine. Yuk simak pembahasan berikut ini dan jangan sampai dilewatkan!
1. Harga Dextamine
Dextamine bisa kamu dapatkan di apotek dengan resep dokter. Sebelum kamu memutuskan mengonsumsi obat satu ini kamu perlu memeriksakan diri kamu ke dokter, karena dextamine merupakan obat keras.
Dextamine terdapat dua tipe yaitu kaplet dan sirup. Harga dextamine kaplet dijual seharga Rp 22.000 hingga Rp 41.900 per stripnya, sedangkan harga dextamine sirup dijual pada harga Rp. 28.000 hingga Rp 70.000 per botolnya.
2. Pengertian Dextamine
Dextamine memiliki fungsi untuk mengatasi rinitis alergi atau radang selaput lendir yang disebabkan karena alergi obat, asma, dermatitis, dan hay ever.
Rinitis alergi sendiri merupakan peradangan yang terjadi pada selaput lendir, yang disebabkan karena penyebab alergi seperti debu, serbuk bunga, bulu-bulu hewan dan lainnya. Rinitis alergi yang menyerang seseorang ini akan membuat hidung orang tersebut menjadi berair, tersumbat, gatal, sehingga menimbulkan perasaan yang tidak nyaman.
Parahnya kondisi seperti ini bisa menyerang area kulit, sehingga kulit menjadi ruam, dan membuat sistem pencernaan menjadi tidak baik.
Oleh karenanya untuk mengatasi gejala-gejala tersebut maka dibutuhkan obat dextamine yang didalamnya mengandung deksametason. Deksametason memiliki fungsi untuk mencegah aktivitas pelepasan zat-zat dalam tubuh yang membuat peradangan.
Selain deksametason, di dalam obat dextamine juga terdapat dexchlorpheniramine maleate yang berfungsi untuk menghambat efek dari histamin yang membuat alergi bereaksi berkurang.
Hal yang perlu kamu ingat, dextamine merupakan obat keras. Sehingga untuk mengkonsumsi obat ini kamu perlu menggunakan resep dokter.
3. Kandungan Dextamine
Dextamine memiliki kandungan sebagai berikut:
a. Dextamine Kaplet mengandung deksametason atau mikronisasi 500 mcg, dan dexchlorpheniramine maleate 2mg/5ml
b. Dextamine Sirup mengandung deksametason atau mikronisasi 500 mcg, dan dexchlorpheniramine maleate 2mg/5ml
4. Indikasi Penggunaan Dextamine
Dextamine digunakan untuk mengatasi penyakit yang memiliki indikasi sebagai berikut:
- Adanya alergi
- Adanya peradangan pada kulit atau dermatitis
- Adanya asma berat atau kronis
- Dan adanya bersin, pilek, gatal atau rinitis alergi
Untuk mengonsumsi atau mendapatkan obat ini di apotek, kamu memerlukan resep dokter. Karena dextamine merupakan obat keras.
5. Kontraindikasi Penggunaan Dextamine
Obat dextamine harus dihindari oleh beberapa pasien yang mengidap hipersensitif pada komponen yang terkandung pada obat dextamine. Seperti penderita TBC, penderita tukak lambung, dan para penderita infeksi berat yang tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini.
6. Dosis Penggunaan Dextamine
Dextamine harus dikonsumsi dengan melihat dosis penggunaan agar memberikan hasil penyembuhan yang maksimal. Berikut adalah dosis penggunaan dextamine:
a. Dewasa: 1-2 kaplet dextamine yang diminum 4 kali sehari atau 1-2 sendok takar (5-10ml) dextamine diminum 4 kali sehari.
b. Anak-anak : ½ kaplet dextamine diminum 3 kali sehari atau ½ sendok takar (2-5 ml) dextamine diminum 3-4 kali sehari.
7. Efek Samping Penggunaan Dextamine
Dalam penggunaan dextamine berikut dibawah ini adalah beberapa efek samping yang akan dirasakan pengguna yaitu:
- Meningkatnya nafsu makan
- Mulut terasa kering
- Terjadi kelemahan otot
- Gangguan pada penglihatan, dan saluran pencernaan
- Terasa pusing dan sakit kepala
- Susah untuk buang air kecil
- Terjadi gangguan pada menstruasi
- Gatal-gatal dan terjadi ruam pada kulit
8. Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menggunakan Dextamine
Sebelum menggunakan dextamine sebagai obat untuk meredakan penyakit kamu. Ada beberapa hal yang harus diketahui dan diperhatikan yaitu:
- Penggunaan Dextamine harus dihindari untuk orang-orang yang memiliki alergi pada dexchlorpheniramine maleate, dan deksametason.
- Gunakan obat dextamine sesuai resep dan petunjuk dokter jangan dikurangi dan dilebihkan dosisnya.
- Bagi para penderita gagal jantung kongestif, gangguan fungsi ginjal, diabetes, uremia, stres, tekanan darah tinggi, glaukoma sudut sempit, hipertrofi prostat, dan lansia harus sekali memperhatikan penggunaan obat dextamine ini.
- Jangan menghentikan penggunaan dextamine secara tiba-tiba tanpa saran dokter, karena dextamine harus dikonsumsi atau digunakan secara bertahap.
- Apabila kamu sedang menyusui dan hamil kamu wajib berkomunikasi dengan dokter untuk menggunakan dextamine
- Apabila kamu menggunakan obat lain baik kimia maupun herbal, komunikasikan dengan dokter untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
9. Penggunaan Dextamine dengan Obat Lain
Dextamine tidak bisa digunakan dengan beberapa obat yang masuk dalam golongan obat diuretik dan obat hipnotik atau sedatif. Selain itu hindari penggunaan dextamine dengan obat golongan obat depresan sistem saraf pusat dan fenobarbital karena akan meningkatan efek aditif atau toksik dextamine.
Dextamine juga akan berinteraksi dengan rokok dan alkohol. Oleh karenanya kamu per berkonsultasi kepada dokter untuk menggunakan obat ini jika kamu merupakan perokok dan sering meminum alkohol.
Nah, sekarang kamu sudah tahukan cara menggunakan dextamine, dan kandungan yang terdapat di dalam dextamine.
Jumat, 04/03/2022
TERPOPULER