Senin, 30/04/2018
Senin, 30/04/2018
DILARANG: Kima yang disita tim gabungan dari nelayan di Berau. (indra/korankaltim.com)
Senin, 30/04/2018

DILARANG: Kima yang disita tim gabungan dari nelayan di Berau. (indra/korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Anda penggemar kima, kerang dalam ukuran cangkang besar yang memiliki protein tinggi dan enak dikonsumsi? Jangan lagi berharap bisa memakan kima yang banyak ditemukan di wilayah perairan Asia Tenggara itu di Berau bahkan di Kaltim.
Pasalnya, tim gabungan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak bersama Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan, Wilayah Kerja (Wilker) Pos Pulau Derawan, Berau, memastikan kima dilarang untuk dikonsumsi.
Hal ini dilakukan setelah tim gabungan melakukan monitoring dan sosialisasi ke pemilik rumah makan yang ada di Pulau Derawan dan pengecekan kepada nelayan yang bisa menangkap kima tersebut. Kepalan Satuan Kerja (Satker) Balikpapan, BPSPL Pontianak Ricky kepada Korankaltim.com Senin (30/4) pagi tadi menjelaskan, kima yang selama ini ditangkap nelayan dan dikonsumsi sesuai peraturan pemerintah nomor 7 tahun 1999 dilarang.
“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada nelayan sebelumnya tapi masih ada yang menangkap dan menjual belikan kima. Makanya kami sita dan nelayan tersebut juga diminta untuk membuat surat pernyataan tidak lagi mengambil atau menampung kima. Kami sudah melakukan pengecekan langsung hari Minggu (29/4) lalu ke kapal nelayan dan selain ada teripang yang mereka tangkap, ada juga kima sekitar setengah kilo yang sudah dikeringkan," papar Ricky.
Nelayan yang ketahuan menangkap kima juga diedukasi terkait larangan penangkapan biota laut yang dilindungi dan diharapkan mereka bisa memberikan informasi kepada rekan seprofesi mereka sehingga dapat bersama-sama menjaga biota laut yang dilindungi.
"Kami juga sampaikan kepada nelayan tersebut beberapa jenis biota laut yang dilindungi agar mereka tak mengambilnya, dan harapan mereka juga bisa membantu dengan menginformasikan kepada nelayan lainnya," jelas Ricky.
Sekadar diketahui, kebaikan dan manfaat keberadaan kima tidak hanya untuk warga ekosistem laut. Kima yang kaya akan kandungan protein ini pun sudah sejak jaman purba menjadi sumber makanan sehat bagi manusia, bahkan daging kima dipercaya menjaga stamina khususnya pria. Karena itulah kima menjadi bahan makanan yang sangat mahal dan seringkali dijadikan menu khusus di restoran-restoran mewah. (*)
Penulis: Indra
Editor: Aspian
Senin, 30/04/2018
DILARANG: Kima yang disita tim gabungan dari nelayan di Berau. (indra/korankaltim.com)
TERPOPULER