Rabu, 01/04/2026
Rabu, 01/04/2026
Penggemar Rec Room masih memiliki kesempatan untuk mengunduh data mereka sebelum ditutup dua bulan lagi. (Foto: dokrecroom)
Rabu, 01/04/2026

Penggemar Rec Room masih memiliki kesempatan untuk mengunduh data mereka sebelum ditutup dua bulan lagi. (Foto: dokrecroom)
KORANKALTIM.COM - Rec Room, game bernilai $3,5 Miliar, setara dengan Rp59,3 Triliun dan merupakan pesaing utama Roblox, yang sangat digemari para penggemar, bakal mengakhiri kebersamaan dengan penggemarnya pada Juni 2026 mendatang.
Penutupan game tersebut mengejutkan banyak dari 150 juta gamers selama satu dekade terakhir dan terjadi setelah pemutusan hubungan kerja besar-besaran terhadap karyawan pada awal tahun ini.
Rec Room adalah game lintas platform yang memungkinkan pemain membuat game mereka sendiri dan bersosialisasi dengan jutaan pengguna lain di Xbox, PlayStation, Windows, Nintendo, dan perangkat seluler.
Game ini dirilis pada tahun 2016, satu dekade setelah pesaingnya Roblox yang juga memungkinkan pengguna membuat dan memainkan game mereka sendiri bersama teman-teman.
Perusahaan mengumumkan mereka akan menutup Rec Room setelah kesulitan menemukan model bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan.
“Meskipun populer, kami tidak pernah benar-benar menemukan cara untuk menjadikan Rec Room sebagai bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan. Biaya kami selalu melebihi pendapatan yang kami peroleh,” kata mereka melansir dari thesun.co.uk Rabu (1/4/2026) hari ini.
Menjelang penutupan penuh pada Juni, pengembang telah memblokir pembuatan akun baru, permintaan pertemanan baru dan langganan ke keanggotaan Rec Room Plus.
Beberapa pengguna mengira penutupan ini sebagai lelucon April Mop yang lebih awal. Meskipun salinan game pemain yang masih berfungsi tidak dapat diunduh, Rec Room memungkinkan pengguna untuk mengunduh data mereka, foto yang telah diambil dan “kartu laporan akhir” sebagai kenang-kenangan dari avatar mereka.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 01/04/2026
Penggemar Rec Room masih memiliki kesempatan untuk mengunduh data mereka sebelum ditutup dua bulan lagi. (Foto: dokrecroom)
TERPOPULER