Senin, 08/06/2026
Senin, 08/06/2026
Bupati Kukar saat menyerahkan piala kepada para pemenang di kelas wanita. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Senin, 08/06/2026

Bupati Kukar saat menyerahkan piala kepada para pemenang di kelas wanita. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Kesuksesan pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Road Race Seri 4 Kalimantan Timur yang berlangsung di Sirkuit Non Permanen Kompleks Olahraga Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang 6-7 Juni kemarin menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga balap motor di Kutai Kartanegara (Kukar).
Diketahui ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura tersebut diikuti sekitar 280 starter dari sembilan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Tidak hanya itu, sejumlah pembalap dari Sulawesi dan Pulau Jawa turut ambil bagian, menambah semarak persaingan di lintasan.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Kejurprov Seri 4 di Kukar.
Kepercayaan yang diberikan kepada Kukar sebagai tuan rumah merupakan langkah besar dalam mendukung kemajuan olahraga otomotif di daerah.
“Kami mengapresiasi dan merasa bangga atas terselenggaranya kejurprov ini, terima kasih kepada IMI Kalimantan Timur dan Kukar, panitia pelaksana, Dispora dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar,” kata Aulia.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu menjadi wadah penyaluran minat dan bakat generasi muda, khususnya para pecinta balap motor.
“Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang yang tepat untuk menyalurkan hobi dan prestasinya. Karena itu pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan seperti ini,” sebutnya.
Kukar diharapkan kembali menjadi tuan rumah penyelenggara ajang serupa Agustus 2026 mendatang dan berharap event yang digelar nantinya dapat meningkat menjadi ajang berskala nasional.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Dispora dan pengurus IMI. Harapan kami, bulan Agustus nanti Kutai Kartanegara bisa kembali menggelar road race. Kalau memungkinkan, kami ingin event yang bersifat nasional bisa dilaksanakan di Kukar,” ujar Aulia lagi.
Keberadaan Sirkuit di Kompleks Olahraga Stadion Aji Imbut harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai pusat aktivitas dan pembinaan olahraga balap motor. Ia mengingatkan para pembalap agar tidak lagi menggunakan jalan raya sebagai lokasi latihan karena pemerintah telah menyiapkan fasilitas yang lebih aman.
“Kami sudah menyiapkan sirkuit di kawasan stadion. Jadi kami minta latihan dilakukan di sirkuit, bukan di jalan raya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
IMI Kutai Kartanegara diminta untuk mengelola kawasan sirkuit dengan baik, termasuk memastikan standar keamanan bagi para pembalap yang berlatih maupun mengikuti kompetisi.
“Pastikan seluruh aktivitas di sirkuit berjalan dengan baik, aman, dan memperhatikan aspek keselamatan. Ini penting agar pembinaan pembalap muda bisa berlangsung secara berkelanjutan,” tambahnya.
Orang nomor satu Kukar ini berharap penyelenggaraan road race pada Agustus mendatang dapat berlangsung lebih meriah dengan jumlah peserta yang lebih banyak serta dukungan hadiah yang lebih besar.
Keberhasilan Kejurprov Seri 4 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menunjukkan bahwa Kutai Kartanegara memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga otomotif di Kalimantan Timur. Dengan dukungan pemerintah daerah, IMI, dan seluruh pemangku kepentingan, road race di Kukar diharapkan semakin berkembang sekaligus menjadi sarana pembinaan atlet balap motor berprestasi.
Editor: Aspian Nur
Senin, 08/06/2026
Bupati Kukar saat menyerahkan piala kepada para pemenang di kelas wanita. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
TERPOPULER