Jumat, 18/09/2026

Bendungan Benanga Surut Jadi Berkah, Songgol Bawa Pulang 4 Kg Ikan

Jumat, 18/09/2026

Masyarakat sekitar Bendungan Benanga yang memancing dan menjala ikan. (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Bendungan Benanga Surut Jadi Berkah, Songgol Bawa Pulang 4 Kg Ikan

Jumat, 18/09/2026

logo

Masyarakat sekitar Bendungan Benanga yang memancing dan menjala ikan. (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Kemarau panjang perlahan mengubah Bendungan Benanga di Lempake, Samarinda. Debit air yang terus menyusut membuat sejumlah bagian bendungan yang sebelumnya terendam kini mulai terbuka, menyisakan lumpur dan genangan dangkal. 

Bagi sebagian warga, kondisi itu menjadi tanda semakin berkurangnya sumber air. Namun bagi warga lainnya, surutnya bendungan justru membuka kesempatan untuk mencari ikan yang kini lebih mudah dijangkau. 

Sejak pagi, sejumlah warga turun ke area bendungan yang dangkal dengan membawa alat sederhana seperti tangguk. Mereka menyusuri tepian dan bagian berlumpur untuk mencari ikan yang sebelumnya sulit dijangkau ketika permukaan air masih tinggi. Songgol, warga RT 17 Lempake, mengaku mulai mencari ikan sejak sekitar pukul 09.00 Wita. Setelah hampir lima jam berada di lokasi, ia memilih pulang karena mulai lelah dan lapar. “Sekitar berangkat jam 9 pagi. Sekarang sekitar jam setengah 2 karena sudah perut terasa lapar, jadi ya pulang dulu. Besok dilanjut lagi,” ujarnya saat ditemui di lokasi pada Jum’at (18/9/2026). 

Menurut Songgol, surutnya air menjadi kesempatan bagi warga sekitar untuk mendapatkan ikan sebagai lauk keluarga. Saat bendungan masih penuh, warga lebih sulit menangkap ikan secara langsung. “Ini kan kesempatan untuk warga daerah sini, mumpung bendungan lagi surut. Jadi kesempatan warga sini, sekitar warga Lempake atau warga mana saja, bisa ramai-ramai cari ikan di sini untuk lauk keluarga,” katanya. Ia mengatakan, ketika air kembali tinggi, warga biasanya hanya bisa mengandalkan aktivitas memancing dengan hasil yang tidak selalu didapat. 

“Kalau lagi pasang susah kita mau merancau, kan dalam. Bisanya paling mancing, itu saja kalau untung kalau dapat,” jelasnya. Dari pencarian selama beberapa jam, Songgol mendapatkan sejumlah ikan air tawar, seperti nila, biawan, pipih, dan baung. Total hasil tangkapannya diperkirakan mencapai empat kilogram. “Ada nila, biawan, ada pipih, sama ikan baung,” sebutnya. Ikan tersebut tidak dijual, melainkan dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga. “Konsumsi buat dua hari, cukup buat sekeluarga,” tuturnya. 

Warga lainnya, Asnawi, juga memanfaatkan surutnya Bendungan Benanga dengan menggunakan tangguk. Menurutnya, kondisi bendungan yang mengering membuat proses mencari ikan menjadi lebih mudah. “Saya mencari ikan menggunakan tangguk, mendapatkan ikan lumayan banyak. Kesempatan mumpung bendungan mengering jadi tidak susah untuk mencari ikan dengan cara menangguk,” ujarnya. Meski demikian, aktivitas tersebut tetap membutuhkan kehati-hatian. Asnawi menyebut beberapa bagian bendungan memiliki lumpur yang cukup dalam. 

“Kalau di atas sana lumpurnya dalam betul. Cuma kalau dekat sini tidak, karena itu ada tanggul karung,” jelasnya. Aktivitas mencari ikan mulai dilakukan warga sejak bendungan menyusut akibat kemarau. Namun, kegiatan itu tidak dilakukan setiap hari dan bergantung pada waktu serta kondisi bendungan. “Sejak kemarau ini selama satu minggu ini, cuma tidak tiap hari,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Bendungan Benanga Surut Jadi Berkah, Songgol Bawa Pulang 4 Kg Ikan

Jumat, 18/09/2026

Masyarakat sekitar Bendungan Benanga yang memancing dan menjala ikan. (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait