Sabtu, 27/06/2026

Kebakaran di Loa Janan Ilir, 12 Bangunan Hangus Belasan Kepala Keluarga Terdampak

Sabtu, 27/06/2026

Petugas Disdamkarmat kota Samarinda di bantu relawan kota Samarinda dan disdamkar kutai Kartanegara saat berjibaku memadamkan api (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kebakaran di Loa Janan Ilir, 12 Bangunan Hangus Belasan Kepala Keluarga Terdampak

Sabtu, 27/06/2026

logo

Petugas Disdamkarmat kota Samarinda di bantu relawan kota Samarinda dan disdamkar kutai Kartanegara saat berjibaku memadamkan api (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Teriakan warga membangunkan suasana di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Gang Mawar dan Gang Ikhlas, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Sabtu (27/6/2026) sore tadi. 

Dalam hitungan menit, kobaran api melalap 12 bangunan yang terdiri dari 11 rumah tunggal dan satu bangsalan tiga pintu. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.50 WITA itu mengakibatkan 15 kepala keluarga (KK) atau 45 jiwa terdampak. Tidak ada korban jiwa, namun dua relawan mengalami sesak napas saat proses pemadaman.

Muhammad Saribudin, seorang warga yang rumahnya terbakar mengaku sedang berada di dalam rumah bersama anaknya ketika mendengar teriakan warga yang memberitahu adanya kebakaran di rumah sebelah.

"Saya lagi di kamar menjaga anak. Tahu-tahu ada orang teriak dari sebelah. Saya langsung selamatkan anak, baju sedikit, surat-surat, sama tabung gas yang masih bisa dibawa. Yang lainnya sudah tidak sempat diselamatkan karena asap sudah banyak," kata Saribudin.

Ia mengaku tidak mendengar adanya suara ledakan sebelum api membesar karena kobaran api sudah terlanjur membesar saat ia keluar dari rumah.

Warga lain bernama Mukran Efendi mengatakan api diduga pertama kali muncul dari bagian atas rumah. Ia sempat mencoba memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun kobaran api terlanjur membesar. 

"Saya sempat bawa mesin Portable pemadam namun tidak sempat. Setelah itu terdengar ledakan besar yang diduga berasal dari tabung gas," kata Efendi

Sementara Narahubung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda Hery Suhendra mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada Sabtu sore tadi dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.

"Kami menerima laporan kebakaran di Jalan Soekarno Hatta KM 1, Gang Mawar. Berdasarkan keterangan sementara para saksi, api pertama kali terlihat dari bagian kamar salah satu rumah. Dugaan awal mengarah pada arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian," ujar Hery.

Data sementara mencatat sebanyak 12 bangunan terbakar, terdiri dari 11 rumah tunggal dan satu bangsalan tiga pintu yang berada di dua gang, yakni Gang Mawar dan Gang Ikhlas.

"Pemadaman berlangsung hampir satu setengah jam. Kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang sempit, sedangkan bangunan di lokasi mayoritas berbahan kayu sehingga api cepat merambat. Beruntung sumber air cukup tersedia karena lokasi berada di dekat anak sungai," kata Hery lagi.

Dalam proses pemadaman, Disdamkarmat Kota Samarinda dibantu personel dari Disdamkar Kabupaten Kutai Kartanegara, PMK swasta, serta relawan. Sebanyak 13 unit mobil tangki pemadam dan sekitar 40 mesin portable dikerahkan hingga api berhasil dipadamkan. "Alhamdulillah api berhasil kami padamkan sekitar 1 jam pemadaman", ucapnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, dua relawan dilaporkan mengalami sesak napas saat membantu proses pemadaman dan telah mendapatkan penanganan.


Editor: Aspian Nur

Kebakaran di Loa Janan Ilir, 12 Bangunan Hangus Belasan Kepala Keluarga Terdampak

Sabtu, 27/06/2026

Petugas Disdamkarmat kota Samarinda di bantu relawan kota Samarinda dan disdamkar kutai Kartanegara saat berjibaku memadamkan api (Adnan Abdul/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait