Jumat, 26/06/2026

Latsarmil Pengelola KDMP Perlu Dievaluasi, Saipul: Adopsi Nilainya, Bukan Pola Fisik Militernya

Jumat, 26/06/2026

Suasana upacara pembukaan latsarmil untuk calon manajer KDMP (istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Latsarmil Pengelola KDMP Perlu Dievaluasi, Saipul: Adopsi Nilainya, Bukan Pola Fisik Militernya

Jumat, 26/06/2026

logo

Suasana upacara pembukaan latsarmil untuk calon manajer KDMP (istimewa)

Penulis: Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Mulawarman (Unmul), Saipul Bachtiar, menilai pelaksanaan latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Hal ini disampaikannya setelah muncul laporan adanya peserta yang meninggal dunia usai mengikuti pelatihan tersebut.

Menurut Saipul, pemerintah memang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam mengelola KDMP. Namun, bentuk pelatihan yang diberikan harus relevan dengan tugas para pengelola koperasi, bukan sepenuhnya mengadopsi pola pembinaan fisik ala militer.

“Latsarmil memiliki sisi positif, seperti menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, loyalitas, dan kemampuan bekerja sama dalam tim. Nilai-nilai itu memang penting dimiliki seorang manajer koperasi,” ujar Saipul kepada Korankaltim.com, Jumat (26/6/2026).

Meski demikian, dirinya menegaskan pembinaan mental dan pembinaan fisik harus dipisahkan. Sebelum peserta mengikuti pelatihan, penyelenggara juga wajib mempertimbangkan usia, latar belakang profesi, hingga riwayat kesehatan masing-masing peserta.

“Standar pelatihan militer tidak bisa diterapkan begitu saja kepada masyarakat sipil. Mereka tidak melalui proses seleksi maupun pembinaan fisik seperti prajurit militer, sehingga kemampuan fisiknya tentu berbeda,” ucapnya.

Saipul menilai, substansi pelatihan seharusnya lebih banyak diarahkan pada penguatan materi dibanding penggemblengan fisik. 

Materi seperti cinta Tanah Air, integritas, kerja sama tim, tanggung jawab, tata kelola koperasi hingga pencegahan praktik korupsi yang dinilai jauh lebih relevan bagi calon pengelola koperasi.

“Kalau ingin mengadopsi pendidikan militer, yang diambil adalah semangatnya, seperti disiplin, tanggung jawab, dan komitmen menjalankan tugas. Jangan justru mengadopsi pola latihan fisiknya secara dominan,” pungkasnya.


Editor: Erwin

Latsarmil Pengelola KDMP Perlu Dievaluasi, Saipul: Adopsi Nilainya, Bukan Pola Fisik Militernya

Jumat, 26/06/2026

Suasana upacara pembukaan latsarmil untuk calon manajer KDMP (istimewa)

Share

Berita Terkait