Kamis, 25/06/2026
Kamis, 25/06/2026
Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, tegaskan lebih fokus untuk bantu pendidikan masyarakat selama dirinya menjabat sebagai wakil rakyat. (Dok Seputarfakta)
Kamis, 25/06/2026

Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, tegaskan lebih fokus untuk bantu pendidikan masyarakat selama dirinya menjabat sebagai wakil rakyat. (Dok Seputarfakta)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Sugiyono, menegaskan seorang wakil rakyat tidak cukup hanya menyampaikan gagasan atau janji di ruang publik.
Menurutnya, kehadiran anggota dewan harus benar-benar memberi dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menilai, tugas utama seorang legislator adalah menghadirkan solusi atas berbagai persoalan warga, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
“Saya ingin berbagi bagaimana saya sebagai anggota dewan turun ke bawah. Jangan hanya koar-koar di media, tetapi tidak bisa menerapkan apa yang disampaikan kepada masyarakat,” ujar Sugiyono, Kamis (25/6/2026).
Selama menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, Sugiyono mengaku berupaya konsisten membantu masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.
Ia menyampaikan setiap kegiatan reses yang dilakukannya selalu dimanfaatkan untuk menjangkau warga yang membutuhkan, termasuk dengan memberikan bantuan pendidikan secara langsung.
Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan membuka kesempatan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda yang berasal dari keluarga tidak mampu.
“Saya selama ini memperhatikan anak-anak yang kurang mampu. Kalau saya reses, saya selalu selipkan bantuan karena banyak anak dari keluarga tidak mampu. Ada yang saya bantu sampai kuliah dan lulus. Saya tidak minta mereka mengingat saya, yang penting saya bisa membantu mengangkat kehidupan mereka,” katanya.
Politisi PDIP itu menilai, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus dimulai dari akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.
Pandangan tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.
Ia juga menyebut, tidak semua anggota dewan memilih untuk fokus pada bantuan pendidikan. Namun, dirinya lebih memilih langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat miskin dibandingkan hanya berbicara tanpa tindakan.
“Harus dimulai dari melek pendidikan. Tidak semua anggota DPRD mau memberikan beasiswa atau bantuan pendidikan. Saya lebih memilih merealisasikan kegiatan yang menyentuh langsung persoalan masyarakat miskin daripada hanya berbicara tanpa tindakan,” tegasnya.
Ia menegaskan, keberhasilan seorang wakil rakyat tidak diukur dari kemampuan berpidato atau popularitas di hadapan publik, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dari kerja nyata yang dilakukan secara konsisten.
Keberhasilannya menjabat selama lima periode di DPRD tidak lepas dari kedekatan dengan masyarakat melalui kerja langsung di lapangan, bukan sekadar janji politik.
“Kalau hal-hal seperti ini turun ke bawah. Saya bisa lima periode karena saya tidak memikirkan hanya keluarga saya. Keluarga saya harus punya penghasilannya sendiri,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Kamis, 25/06/2026
Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono, tegaskan lebih fokus untuk bantu pendidikan masyarakat selama dirinya menjabat sebagai wakil rakyat. (Dok Seputarfakta)
TERPOPULER