Minggu, 13/09/2026

Sang Askarya Sukses Digelar, 1.000 Penari Dibidik untuk Pagelaran 2027

Minggu, 13/09/2026

Pegelaran Sang Askarya memecahkan keheningan malam di Alun-Alun Penyembolung PPU pada Sabtu (12/9/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sang Askarya Sukses Digelar, 1.000 Penari Dibidik untuk Pagelaran 2027

Minggu, 13/09/2026

logo

Pegelaran Sang Askarya memecahkan keheningan malam di Alun-Alun Penyembolung PPU pada Sabtu (12/9/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani

KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Pagelaran Sang Askarya  berlangsung meriah dan sukses di Alun-Alun Penyembolung, Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (12/9/2026) malam. 

Sebanyak 200 pelaku seni tampil memukau penonton melalui pertunjukan yang mengangkat beragam kebudayaan Nusantara, mulai dari Kalimantan, Sumatra, Jawa, Bali, hingga Sulawesi.

Pegelaran Sang Askarya  kedua dengan tema “Mengukir jejak, menghidupkan budaya  dan berkarya untuk masa depan” merupakan kegiatan Semarak Budaya dari Kementerian Kebudayaan RI  dan Aspirasi dari Hetifah Sjaifudian  Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan Kaltim.

Tahun  depan, pertunjukan seni tahunan tersebut ditargetkan tampil lebih spektakuler dengan melibatkan hingga 1.000 penari dari berbagai wilayah. 

Sutradara Pagelaran Sang Askarya dari Sanggar Seni Benuo Taka, Ary Febrian mengaku bangga sekaligus terharu melihat hasil pertunjukan tersebut. Terlebih, persiapan para peserta dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.

“Proses kita memang singkat, adik-adik latihan intensif selama satu bulan terakhir dari awal Agustus,” ujarnya.

Menurut Ary, Pagelaran Sang Askarya  merupakan puncak dari agenda tahunan sanggar seni yang dipimpinnya. Karena itu, keberhasilan tahun ini menjadi pijakan untuk menghadirkan pertunjukan dengan skala yang lebih besar pada tahun 2027.

“Harapannya tahun depan bisa dapat full support dari Pemerintah Kabupaten PPU. Rencananya kita akan upgrade dengan pertunjukan spektakuler yang melibatkan 1.000 peserta. Harapannya bisa kolaborasi dengan pelaku seni dari PPU hingga membuka ruang bagi seluruh Kalimantan Timur,” katanya.

Rencana tersebut mendapat dukungan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, Safwana. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk berkarya.

“Pemerintah daerah akan terus  memberikan ruang kepada para pelaku seni untuk melakukan kreativitas seperti ini. Ini kegiatan yang sangat bagus untuk menumbuhkan rasa cinta budaya pada anak-anak kita,” ungkap Safwana.

Ia menjelaskan, keikutsertaan para penari muda dan anak-anak sekolah dalam ajang tersebut telah melalui koordinasi resmi dan memohon dispensasi dari pihak sekolah serta orang tua siswa.

Tak hanya mendukung Pagelaran Sang Askarya, Disbudpar PPU juga mengupayakan agar kegiatan seni serupa dapat terus digelar secara rutin. Kami sudah mengusulkan anggaran untuk tahun 2027 kegiatan seni di PPU.

“Tahun depan kita akan alokasikan anggaran. Rencananya mungkin tiap dua minggu sekali akan ada kegiatan seni seperti tahun-tahun sebelumnya untuk memberi ruang kepada pelaku seni  dan mendukung UMKM lokal kita di sini,” tutupnya.

Editor: Erwin

Sang Askarya Sukses Digelar, 1.000 Penari Dibidik untuk Pagelaran 2027

Minggu, 13/09/2026

Pegelaran Sang Askarya memecahkan keheningan malam di Alun-Alun Penyembolung PPU pada Sabtu (12/9/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait