Jumat, 17/07/2026
Jumat, 17/07/2026
Pelaksanaan penyaluran KPC tahun 2025 di BanKaltimtara Kantor Cabang Penajam. (Dinda/Korankaltim.com)
Jumat, 17/07/2026

Pelaksanaan penyaluran KPC tahun 2025 di BanKaltimtara Kantor Cabang Penajam. (Dinda/Korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Bankaltimtara Cabang Penajam mulai mempersiapkan penyaluran Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) Tahun Anggaran 2026. Hingga kini, pembahasan dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) PPU terkait skema penyaluran terus dilakukan agar pelaksanaan lebih efisien dan terintegrasi.
Pimpinan Bankaltimtara Kantor Cabang Penajam, Agus Setiawan, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu penetapan kuota penerima serta Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar pelaksanaan program. Meski demikian, koordinasi dan rapat parsial dengan dinas terkait telah dilakukan sebagai bentuk persiapan.
“Untuk tahun 2026 kami sudah mulai berkoordinasi dan menggelar rapat parsial bersama dinas terkait. Tinggal menunggu data kuota siswa dan SK Bupati. Mudah-mudahan penyaluran bisa dimulai sekitar Juli hingga Agustus,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Menurut Agus, pola penyaluran tahun depan tetap mengedepankan sistem jemput bola melalui kantor cabang pembantu maupun sekolah-sekolah yang ditunjuk. Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat proses distribusi bantuan kepada siswa penerima manfaat.
Persiapan tersebut dilakukan setelah penyaluran KPC Tahun Anggaran 2025 berjalan hampir tuntas. Hingga proses evaluasi, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 97 persen dari total 6.364 siswa penerima manfaat yang terdiri atas siswa kelas I SD dan kelas VII SMP di seluruh wilayah PPU. Masing-masing siswa menerima bantuan pendidikan sebesar Rp600 ribu melalui rekening Bankaltimtara.
Meski demikian, masih terdapat 67 kartu yang belum diambil. Berdasarkan hasil verifikasi bersama Disdikpora dan pihak sekolah, sebanyak 59 kartu merupakan milik siswa yang telah pindah sekolah ke luar wilayah PPU. Sementara delapan kartu lainnya masih tersimpan di Bankaltimtara karena belum diambil oleh orang tua atau wali murid.
“Pada prinsipnya, kurang lebih 97 persen sudah tersalur. Jadi memang ada yang belum tersalur dikarenakan beberapa orang tua wali murid pindah sekolah. Karena dia pindah sekolah keluar dari PPU, makanya kartu tersebut tidak diambil-ambil,” kata Agus. Terkait dana yang belum tersalurkan, Bankaltimtara menunggu kebijakan pemerintah daerah sebagai pemilik program.
“Kalau pindah itu kemungkinan tidak diambil sama sekali. Berarti kemungkinan dikembalikan atau seperti apa, nanti menunggu kebijakan dinas. Jika memang tidak bersedia mengambil, nanti ada aturan secara hukumnya agar uang tersebut kembali ke kas daerah. Yang pasti, semua ada pertanggungjawabannya di SK perubahan nanti,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Jumat, 17/07/2026
Pelaksanaan penyaluran KPC tahun 2025 di BanKaltimtara Kantor Cabang Penajam. (Dinda/Korankaltim.com)
TERPOPULER