Jumat, 17/07/2026

Disdikbud Kukar Pastikan Proses Belajar Mengajar di SDN 002 Purwajaya Tetap Berjalan Usai Kebakaran

Jumat, 17/07/2026

Kadisdikbud saat memimpin rapat koordinasi menyikapi bencana kebakaran SDN 002 Purwajaya di Ruang Rapat Disdikbud Kukar, Tenggarong 17/7/2026 (heri/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Disdikbud Kukar Pastikan Proses Belajar Mengajar di SDN 002 Purwajaya Tetap Berjalan Usai Kebakaran

Jumat, 17/07/2026

logo

Kadisdikbud saat memimpin rapat koordinasi menyikapi bencana kebakaran SDN 002 Purwajaya di Ruang Rapat Disdikbud Kukar, Tenggarong 17/7/2026 (heri/korankaltim.com)

Penulis : Muhammad Heriansyah

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara ((Disdikbud Kukar) memastikan proses belajar mengajar di SD Negeri 002 Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan tetap berlangsung meski sebagian besar bangunan sekolah hangus terbakar pada Rabu (15/7/2026) kemarin. Pemerintah daerah juga bergerak cepat dengan menyiapkan pembangunan gedung baru melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT). 

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah menjelaskan, mereka sudah mengambil langkah darurat agar para murid tetap dapat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) maupun kegiatan pembelajaran tanpa harus menunggu proses pembangunan kembali sekolah. 

“Sementara ini kami memanfaatkan ruang kelas yang masih dapat digunakan dengan mengatur ulang jadwal pembelajaran. Kami menerapkan sistem sif agar seluruh murid tetap bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar,” kata Heriansyah kepada awak media usai memimpin rapat koordinasi menyikapi persoalan bencana kebakaran SDN 002 Purwajaya, di Kantor Disdikbud Kukar Jumat (17/7/2026). 

Dalam skema tersebut, murid kelas 1 mengikuti pembelajaran mulai pukul 07.30 WITA hingga 10.00 WITA. Selanjutnya ruang kelas digunakan secara bergantian oleh murid kelas 2 hingga sekitar pukul 14.00 WITA, kemudian dilanjutkan murid kelas 3 sampai sekitar pukul 17.00 WITA . 

Kebijakan tersebut merupakan solusi sementara untuk melayani tujuh rombongan belajar dengan total 196 murid yang terdampak akibat musibah kebakaran. Selain mengatur sistem pembelajaran, Disdikbud Kukar juga langsung melakukan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah setelah menerima arahan Bupati Kutai Kartanegara dan Sekretaris Daerah. 

“Kami segera menggelar rapat koordinasi. Dari hasil rapat disepakati bahwa kondisi ini masuk kategori mendesak sehingga penanganannya menggunakan anggaran BTT,” papar Heriansyah lagi. 

Sebagai tindak lanjut, tim dari Disdikbud bersama Dinas Pekerjaan Umum akan segera melakukan pendataan dan perhitungan kebutuhan pembangunan gedung sekolah yang terbakar. 

Pemerintah menargetkan proses pembangunan dapat dimulai secepatnya melalui mekanisme pergeseran anggaran BTT sesuai ketentuan yang berlaku. Heriansyah optimistis pembangunan gedung baru dapat direalisasikan pada tahun ini tanpa harus menunggu pengesahan APBD Perubahan. 

“Kami ingin mempercepat penanganan karena ini kondisi mendesak. Mekanisme pergeseran anggaran dari Belanja Tidak Terduga akan segera ditempuh sehingga pembangunan bisa dilaksanakan secepat mungkin,” ucapnya. 

Kalau sistem shift nantinya dinilai kurang efektif, Disdikbud telah menyiapkan sejumlah alternatif agar kegiatan belajar tetap berlangsung secara optimal. 

Di antaranya memanfaatkan Balai Pertemuan Umum (BPU) maupun menyewa bangunan yang layak dijadikan ruang belajar sementara hingga pembangunan sekolah selesai. 

Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda SD Negeri 002 Desa Purwajaya yang berada di kawasan Kilometer 5, Kecamatan Loa Janan, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 15.50 WITA sore kemarin. 

Kepala Desa Purwajaya Adi Sucipto mengatakan api diduga pertama kali muncul dari bagian belakang sekolah, tepatnya di sekitar area kantin. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan lima ruang kelas, kantin, serta perpustakaan sekolah. Api diduga dipicu korsleting listrik dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40 WITA. 

Editor: Aspian Nur

Disdikbud Kukar Pastikan Proses Belajar Mengajar di SDN 002 Purwajaya Tetap Berjalan Usai Kebakaran

Jumat, 17/07/2026

Kadisdikbud saat memimpin rapat koordinasi menyikapi bencana kebakaran SDN 002 Purwajaya di Ruang Rapat Disdikbud Kukar, Tenggarong 17/7/2026 (heri/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait