Jumat, 17/07/2026
Jumat, 17/07/2026
Pelaksanaan reses Anggota DPRD Kubar Rita Asmara Dewi di Kampung Geleo Asa. (Adi/Korankaltim.com)
Jumat, 17/07/2026

Pelaksanaan reses Anggota DPRD Kubar Rita Asmara Dewi di Kampung Geleo Asa. (Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Anggota DPRD Kubar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rita Asmara Dewi, menghimpun beragam aspirasi masyarakat saat melaksanakan Reses II Masa Sidang II Tahun 2026 di tiga kampung, yakni Muara Tokong, Sumber Sari, dan Geleo Asa.
Berbagai usulan yang disampaikan warga didominasi kebutuhan infrastruktur dasar, peningkatan kesejahteraan, hingga perlindungan hak atas lahan. Reses yang berlangsung pada 7-11 Juli 2026 tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan masing-masing. Mulai dari pembangunan jalan tani, penyediaan air bersih, penerangan jalan umum, pengembangan potensi wisata kampung, percepatan pembangunan jaringan listrik, hingga persoalan pengalihan lahan menjadi Hak Guna Usaha (HGU).
Rita mengatakan, setiap kampung memiliki kebutuhan dan persoalan yang berbeda. Karena itu, seluruh aspirasi yang diterima akan dihimpun sebagai bahan perjuangan di DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. “Melalui reses ini kami dapat mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat sebagai bahan untuk kami perjuangkan sesuai tugas dan kewenangan kami sebagai anggota DPRD,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Jumat (17/7/2026).
Di Kampung Muara Tokong, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, di antaranya penyediaan lahan pemakaman, pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, serta persoalan pengalihan lahan menjadi Hak Guna Usaha (HGU).
Warga berharap berbagai kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. Sementara itu, di Kampung Geleo Asa, peningkatan jalan tani dan penyediaan air bersih menjadi kebutuhan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Warga juga berharap pembangunan tiang dan jaringan listrik dapat segera dirampungkan guna mendukung aktivitas masyarakat maupun sektor pertanian. Adapun di Kampung Sumber Sari, masyarakat mengusulkan pengembangan potensi wisata kampung sebagai salah satu upaya mendorong perekonomian warga. Selain itu, masyarakat juga berharap peningkatan fasilitas umum agar dapat menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Rita menuturkan, meski setiap kampung memiliki kebutuhan yang berbeda, peningkatan jalan tani dan penyediaan air bersih masih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat selama pelaksanaan reses. Di sisi lain, usulan penyediaan lahan pemakaman, pengembangan wisata kampung, penyelesaian jaringan listrik, hingga persoalan HGU juga menjadi perhatian yang akan diperjuangkan. “Prioritas yang paling banyak disampaikan masyarakat memang jalan tani dan air bersih. Namun setiap kampung juga memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, seluruh aspirasi yang kami terima akan menjadi perhatian dan akan kami perjuangkan sesuai kewenangan DPRD,” katanya. Rita berharap hasil reses tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga menjadi pijakan dalam merumuskan arah pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap kampung. “Saya ingin setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti pada forum reses saja. Semua masukan ini akan kami bawa dalam pembahasan di DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat,” tutupnya.
Editor: Erwin
Jumat, 17/07/2026
Pelaksanaan reses Anggota DPRD Kubar Rita Asmara Dewi di Kampung Geleo Asa. (Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER