Kamis, 16/07/2026
Kamis, 16/07/2026
Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, dr. Lukasiwan
Kamis, 16/07/2026

Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, dr. Lukasiwan
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung Penajam Paser Utara (RSUD RAPB PPU) mendatangkan dua alat medis baru dengan teknologi mutakhir pada tahun 2026.
Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi penderita penyakit jantung dan pasien yang membutuhkan diagnosis radiologi cepat di wilayah PPU.
Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung dr Lukasiwan menjelaskan, pengadaan fasilitas medis tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
"Alhamdulillah ini tindak lanjut pertemuan bupati dengan Wamenkes sehingga tahun 2026, alatnya yang pertama datang alat cath lab atau alat ring jantung. Yang kedua CT scan juga sudah datang," ujar Lukasiwan, Kamis (16/7/2026).
Total anggaran untuk kedua alat tersebut sekitar Rp46 Miliar yang bersumber langsung dari pemerintah pusat. "Kurang lebih Rp46 miliar, dari pusat," papar Lukasiwan.
Meski kedua alat kesehatan tersebut telah tiba di rumah sakit namun manajemen belum dapat langsung mengoperasikannya untuk melayani masyarakat. Saat ini, RSUD tengah menyelesaikan seluruh proses perizinan resmi yang dibutuhkan, termasuk kerja sama layanan kesehatan.
"Untuk selanjutnya kami mengurus izin operasionalnya, baik ke Bapeten maupun ke BPJS, baru nanti mungkin akan bisa kita operasionalisasikan setelah diresmikan oleh Bapak Bupati," papar Lukasiwan.
Seluruh proses administrasi dan teknis ditargetkan dapat rampung sebelum akhir tahun. Proses perizinan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memerlukan ketelitian khusus karena berkaitan dengan penggunaan radiasi.
Untuk mendukung pengoperasian alat-alat tersebut, RSUD Ratu Aji Putri Botung juga telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, termasuk dokter spesialis yang telah mengantongi sertifikasi sesuai bidangnya.
"Untuk SDM, alhamdulillah untuk SDM, untuk cath lab kita punya dua dokter spesialis jantung yang sudah tersertifikasi untuk pemasangan ring jantung. Yang saat ini, yang satu sudah kembali ke PPU, yang satu masih pendidikan di China," sebut Lukasiwan.
"Untuk CT scan, kita punya dua dokter spesialis radiologi yang untuk mengoperasikan CT scan tersebut. Kemudian kita juga punya dokter spesialis, dua dokter spesialis neuro atau saraf, dan kita punya dokter kontrak satu spesialis bedah saraf," paparnya.
Khusus untuk layanan cath lab masih terdapat beberapa instrumen penunjang yang perlu dilengkapi agar alat tersebut dapat berfungsi secara optimal. Pemenuhan alat pendukung itu akan diusulkan melalui anggaran perubahan tahun ini.
Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, masyarakat PPU diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan medis serupa, terutama pemeriksaan CT scan.
"Harapannya begitu, sehingga yang butuh pelayanan CT scan yang selama ini kita rujuk ke rumah sakit lain, khususnya yang paling banyak ke Kanujoso, harapannya enggak perlu lagi," tutup Lukasiwan.
Editor : Aspian Nur
Kamis, 16/07/2026
Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung, dr. Lukasiwan
TERPOPULER