Kamis, 16/07/2026
Kamis, 16/07/2026
Lionel Messi, memimpin Argentina melaju ke final dengan perjuangan berat sejak fase grup hingga semi final. (apphoto/rebeccablackwell)
Kamis, 16/07/2026

Lionel Messi, memimpin Argentina melaju ke final dengan perjuangan berat sejak fase grup hingga semi final. (apphoto/rebeccablackwell)
KORANKALTIM.COM – Pada Piala Dunia 2026, Lionel Messi bersama Argentina telah mendominasi momen-momen krusial di menit-menit akhir pertandingan.
Aksi bangkit saat melawan Inggris di semi final Piala Dunia Kamis (16/7/2026) dini hari tadi dimana Lionel Messi sempat tertinggal 0-1 menjelang akhir laga sebelum akhirnya menang 2-1 menambah daftar panjang drama menit-menit akhir yang diperagakan oleh sang juara bertahan, yang bersiap menghadapi Spanyol di partai final.
Diantara momen comeback krusial itu adalah dua kali aksi bangkit dari ketertinggalan di fase gugur: membalikkan keadaan dari posisi tertinggal 0-2 untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan kemudian bangkit dari ketertinggalan 0-1 untuk mengalahkan Inggris jadi 2-1.
Berikut adalah rincian momen saat Argentina menampilkan performa terbaiknya di pengujung laga selama Piala Dunia ini:
22 Juni: Messi memastikan kemenangan di fase grup
— Menit: 90+5
— Hasil Akhir: Argentina 2, Austria 0
Pada pertandingan kedua fase grup, hasil akhir laga sebenarnya tidak terlalu diragukan lagi. Argentina sudah unggul 1-0 saat memasuki injury time babak kedua, ketika Lionel Messi menyambar bola pantulan dari upayanya sendiri dan melepaskan tembakan keras yang melesat di antara tiga pemain bertahan lawan, mencetak gol penegas kemenangan yang mengunci hasil pertandingan.
27 Juni: Messi kembali menjadi penentu di saat-saat akhir
— Menit: ke-80
— Hasil Akhir: Argentina 3, Yordania 1
Argentina unggul 2-1 dalam pertandingan terakhir fase grup, dan Lionel Messi—yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti—mendapatkan kesempatan tendangan bebas dari jarak sekitar 25 yard. Ia melihat celah pada pagar betis pemain Yordania, lalu melepaskan tembakan mendatar yang sempat memantul sekali sebelum bersarang di gawang lawan, sekaligus memastikan kemenangan timnya.
3 Juli: Gol Martinez dan gol bunuh diri lawan Cape Verde
— Menit: ke-92, lalu ke-111
— Hasil akhir: Argentina 3, Tanjung Verde 2
Pertandingan pertama babak gugur ini berlangsung sengit; Argentina mencetak dua gol di babak perpanjangan waktu dan sangat membutuhkannya untuk meredam kisah kejutan Tanjung Verde. Lisandro Martinez mencetak gol pada menit ke-92 untuk membawa tim unggul 2-1, sementara Messi mengirimkan umpan sempurna dari sepak pojok yang berujung gol bunuh diri lawan pada menit ke-111—gol yang memastikan kemenangan 3-2 bagi Argentina.
7 Juli: Kebangkitan dengan tiga gol lawan Mesir
— Menit: ke-79, ke-83, lalu 90+2
— Hasil akhir: Argentina 3, Mesir 2
Sang juara bertahan tampak hampir tersingkir di babak 16 besar, tertinggal 0-2 dari Mesir saat waktu normal menyisakan 11 menit sebelum memasuki masa injury time babak kedua. Namun, momen kebangkitan terbaik turnamen pun terjadi: Cristian Romero mencetak gol pada menit ke-79, Messi menyusul empat menit kemudian, dan Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan dua menit memasuki masa injury time.
11 Juli: Dua gol di pengujung laga untuk mengalahkan Swiss
— Menit: ke-112, lalu 120+1
— Hasil Akhir: Argentina 3, Swiss 1
Swiss harus bermain dengan 10 pemain, namun tetap berhasil memaksa pertandingan perempat final melawan Argentina berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Pada akhirnya, Argentina berhasil memecah kebuntuan: Julián Álvarez mencetak gol keunggulan pada menit ke-112, kemudian Lautaro Martinez mencetak gol di saat-saat terakhir, membawa sang juara melaju ke semifinal dengan kemenangan 3-1.
15 Juli: Aksi bangkit kembali membawa Argentina ke final
— Menit: ke-85, lalu 90+2
— Hasil Akhir: Argentina 2, Inggris 1
Enzo Fernandez mencetak gol pada menit ke-85, Lautaro Martinez mencetak gol dua menit memasuki injury time dan Messi memberikan assist untuk kedua gol tersebut saat Argentina bangkit dari ketertinggalan 0-1 untuk mengalahkan Inggris 2-1 dan melaju ke final Piala Dunia. Gol-gol tersebut menjadikan total gol yang dicetak Argentina pada menit ke-79 atau lebih dalam turnamen ini mencapai angka yang luar biasa, yakni 11 gol.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 16/07/2026
Lionel Messi, memimpin Argentina melaju ke final dengan perjuangan berat sejak fase grup hingga semi final. (apphoto/rebeccablackwell)
TERPOPULER