Rabu, 15/07/2026
Rabu, 15/07/2026
Proses evakuasi yang dilakukan Pihak Kepolisian Polres Kukar bersama tim medis laka tunggal di Kelurahan Timbau, Tenggarong. (Dok. Tangkapan Layar)
Rabu, 15/07/2026

Proses evakuasi yang dilakukan Pihak Kepolisian Polres Kukar bersama tim medis laka tunggal di Kelurahan Timbau, Tenggarong. (Dok. Tangkapan Layar)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Insiden kecelakaan maut yang menggemparkan warga di kawasan Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong pada Rabu (15/7/2026) dini hari tadi ternyata dipicu rasa kantuk dan pengendara tak memakai helm hingga kehilangan nyawa.
Diketahui dalam kecelakaan tunggal tu seorang pengendara sepeda motor berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di kawasan KH Ahmad Muksin sekitar pada pukul 03.30 WITA.
Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Ahmad Fandoli, mengonfirmasi adanya insiden tragis tersebut. "Laka lantas terjadi di Jalan KH Ahmad Mukhsin sekitar jam setengah empat pagi , melibatkan kendaraan roda dua dengan satu pengemudi laki-laki yang meninggal dunia di lokasi," kata Fandoli Rabu (15/7/2026).
Berdasarkan kronologi kejadian, pengendara motor itu datang dari arah Pulau Kumala menuju ke Jembatan Kutai Kartanegara. Kondisi jalan raya di lokasi terpantau sedang sepi saat peristiwa itu terjadi. Pemotor diduga kuat berkendara dalam kondisi mengantuk berat, akibatnya kendaraan hilang kendali lalu menghantam pembatas jalan yakni trotoar dengan sangat keras.
Nahasnya pengendara tak mengenakan helm keselamatan. Benturan yang sangat keras membuatnya terlempar mengenai tiang Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) sebalum terkapar ke jalan raya dan mengalami cedera fatal.
"Kemungkinan mengantuk kemudian menghantam pembatas jalan. Dia terlempar sehingga menyebabkan luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.
Merespons kejadian tragis pada subuh hari tersebut, Satlantas Polres Kukar langsung mengambil langkah taktis guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pihak kepolisian kini memperketat pengawasan di sejumlah titik jalan raya. Satlantas memetakan waktu antara pukul 03.00 WITA hingga 05.00 WITA menjadi waktu yang sangat rawan di jalan raya saat ini. Hal ini berkaitan erat dengan tingginya mobilitas masyarakat, khususnya anak muda, yang keluar rumah untuk menyaksikan siaran langsung pertandingan semifinal Piala Dunia 2026.
"Kami akan meningkatkan lagi kegiatan patroli pada jam-jam rawan subuh hingga pagi, sekitar pukul 03.00 hingga 05.00 WITA, apalagi sekarang sedang ramainya Nonton Bareng (Nobar) semifinal Piala Dunia yang berlangsung sejak malam tadi hingga Final. Ini jam rawan karena banyak anak muda yang keluar," sebut Fandoli.
Melalui peningkatan intensitas patroli subuh ini, Satlantas Polres Kukar berharap dapat menekan angka kecelakaan sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran lalu lintas di wilayah Kukar khusunya Kecamatan Tenggarong.
"Kami mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga kondisi fisik dan tetap mematuhi aturan keselamatan, termasuk wajib mengenakan helm saat berkendara," tutupnya.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 15/07/2026
Proses evakuasi yang dilakukan Pihak Kepolisian Polres Kukar bersama tim medis laka tunggal di Kelurahan Timbau, Tenggarong. (Dok. Tangkapan Layar)
TERPOPULER