Kamis, 16/07/2026

Puskesmas Mamahak Besar Jawab Keterbatasan Layanan Kesehatan Pedalaman

Kamis, 16/07/2026

‎Kepala Dinas Kesehatan P2KB Mahakam Ulu, Petronela Tugan (kiri layar). (Julika/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Puskesmas Mamahak Besar Jawab Keterbatasan Layanan Kesehatan Pedalaman

Kamis, 16/07/2026

logo

‎Kepala Dinas Kesehatan P2KB Mahakam Ulu, Petronela Tugan (kiri layar). (Julika/Korankaltim.com)

Penulis: Julika Hengin

‎KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mulai membangun Puskesmas Mamahak Besar sebagai upaya meningkatkan pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai.
‎‎Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Mahulu Petronela Tugan mengatakan, pembangunan puskesmas tersebut dilatarbelakangi kebutuhan mendesak akan fasilitas kesehatan yang lebih representatif.

Puskesmas Mamahak Besar mulai beroperasi pada 2021 dan melayani masyarakat secara penuh sejak 2022. ‎Namun sampai saat ini pelayanan kesehatan masih memanfaatkan bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang belum memenuhi standar Puskesmas Prototipe sebagaimana ditetapkan Kementerian Kesehatan.

"Sudah lebih dari empat tahun pelayanan kesehatan dilaksanakan di bangunan Pustu. Kondisi ini tentu belum sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang ideal bagi masyarakat," ujar Petronela saat dikonfirmasi Korankaltim.com  Kamis (16/7/2026).

Pembangunan puskesmas baru menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih layak, baik dari sisi sarana, prasarana maupun kualitas pelayanan.

Dinkes P2KB sebenarnya telah mengusulkan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sejak 2023. ‎Namun hingga 2025 usulan tersebut belum dapat direalisasikan sehingga pembangunan akhirnya dilakukan melalui dukungan pemerintah daerah.

Selain kondisi bangunan, faktor geografis juga menjadi pertimbangan utama. Sejumlah kampung di Kecamatan Long Apari, Long Pahangai, hingga Long Hubung masih memiliki akses yang cukup jauh menuju fasilitas kesehatan induk sehingga masyarakat kerap mengalami kendala memperoleh pelayanan kesehatan.

Di Kecamatan Long Hubung misalnya, warga Kampung Mamahak Teboq, Lutan, Sirau, hingga Kampung Mata Libaq masih harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih lengkap.

"Hal ini menjadi pertimbangan pemerintah daerah. Tidak hanya Puskesmas Mamahak Besar yang akan dibangun, tetapi secara bertahap kami juga akan terus mengusulkan pembangunan fasilitas kesehatan untuk kampung-kampung lain yang masih terisolasi dan membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat," jelas Nela lagi .

Pembangunan Puskesmas Mamahak Besar diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat pemerataan layanan kesehatan di Mahakam Ulu. 

Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, masyarakat di wilayah pedalaman diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, berkualitas dan mudah dijangkau.

Editor: Aspian Nur

Puskesmas Mamahak Besar Jawab Keterbatasan Layanan Kesehatan Pedalaman

Kamis, 16/07/2026

‎Kepala Dinas Kesehatan P2KB Mahakam Ulu, Petronela Tugan (kiri layar). (Julika/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait