Dari total 309 pencari kerja yang berpartisipasi selama dua hari, sebanyak 144 pelamar dinyatakan lolos tahap wawancara langsung dan siap melaju ke babak seleksi berikutnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Plt Kadistransnaker) Kukar Dendy Irwan Fahriza memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat Kukar yang telah berjuang di Job Fair 2026.
Berdasarkan data panitia, mayoritas peserta pendaftar memanfaatkan sistem digital, dengan rincian 193 orang mendaftar secara daring dan sisanya memilih layanan langsung di lokasi atau offline.
"Di tahap wawancara ini ada 144 orang yang dinyatakan lolos. Kedepan semoga mereka konsisten menjaga diri dan kesehatannya untuk mengikuti tahapan selanjutnya di perusahaan," kata Dendy, Kamis (16/7/2026).
Meski demikian Distransnaker Kukar menegaskan tidak akan lepas tangan setelah acara ditutup. "Dalam satu sampai dua bulan ke depan, kami akan mengirimkan surat resmi dan melakukan monitoring berkala ke 19 perusahaan mitra," ujarnya.
Langkah ini diambil untuk meminta laporan resmi penempatan kerja demi memastikan transparansi dan akurasi data penyerapan tenaga kerja lokal di Kukar sepanjang tahun 2026.
Meski begitu, jumlah peserta yang lolos pada tahap wawancara masih berpotensi berkurang, sebab, setiap perusahaan masih memiliki proses seleksi lanjutan. "Jadi ini bisa berkurang di tahapan pemeriksaan kesehatan. Yang paling banyak gugur itu biasanya pada tahap pemeriksaan kesehatan," ujar Dendy lagi.
Dari 20 perusahaan yang membuka lowongan di Job Fair Kukar 2026, sebanyak 19 perusahaan telah menyatakan pelamar lolos seleksi "Kami tegaskan akan kawal hingga para pelamar yang lolos bisa mendapatkan kepastian untuk penempatan kerjanya," tegasnya.
Editor: Aspian Nur