Kamis, 16/07/2026
Kamis, 16/07/2026
Lokasi kejadian korban mengalami benturan keras mengakibatkan korban masuk ke kolong truk (Netizen)
Kamis, 16/07/2026

Lokasi kejadian korban mengalami benturan keras mengakibatkan korban masuk ke kolong truk (Netizen)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa terjadi di Jalan Poros Bontang–Sangatta RT 08 Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 08.10 WITA pagi tadi.
EP, pemuda berusia 21 tahun, mengendai motor Honda CRF, motor trail untuk offroad, meregang nyawa setelah menabrak sebuah truk tangki yang dikemudikan MI, pemuda berusia 21 tahun, warga Kecamatan Bengalon.
Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur (Kutim) yang langsung mendalami penyebab kejadian.
Kapolres Kutim AKBP Aryansyah melalui Kasat Lantas AKP Rezky Nur Meihendra mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui truk tangki saat itu melaju dari arah Sangatta menuju Bontang.
Ketika memasuki ruas jalan yang menurun, menikung dan bergelombang, sepeda motor datang dari arah berlawanan dan diduga kehilangan kendali saat melintasi jalan tersebut. "Motor terjatuh, terseret ke jalur berlawanan hingga terjadi benturan dengan bagian depan truk tangki," ujar Rezky.
Benturan keras mengakibatkan EP masuk ke kolong truk dan mengalami luka berat, putus kaki kanan serta luka lecet di kedua tangan. Petugas bersama warga segera melakukan evakuasi dan membawa EP ke RSUD Taman Husada Bontang dalam kondisi masih bernyawa. Namun setelah mendapatkan penanganan medis EP akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Anggota masih terus melengkapi proses penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut," jelas Rezky.
Usai kejadian, personel Polsek Teluk Pandan bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Kutim langsung melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," paparnya.
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti juga sudah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan. Rezky mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya ketika melintasi ruas jalan yang memiliki kondisi geometrik berisiko.
"Para pengguna jalan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama perjalanan. Jangan memaksakan kecepatan ketika melintasi jalan menikung, menurun atau bergelombang," ucapnya.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 16/07/2026
Lokasi kejadian korban mengalami benturan keras mengakibatkan korban masuk ke kolong truk (Netizen)
TERPOPULER