Jumat, 26/06/2026
Jumat, 26/06/2026
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat membacakan teks pelantikan dihadapan Ratusan Peserta pelantikan. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Jumat, 26/06/2026

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat membacakan teks pelantikan dihadapan Ratusan Peserta pelantikan. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Sebanyak 271 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Paser mengikuti pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Paser. Jumat (26/6/2026).
Bupati Paser Fahmi Fadli memimpin pelantikan 38 Pejabat Administrator yang terdiri dari 11 pejabat yang mendapatkan promosi melalui sistem Manajemen Talenta serta 27 pejabat yang beralih tugas melalui mutasi jabatan. Serta 12 Pejabat Pengawas, yang meliputi 2 pejabat melalui jalur promosi Manajemen Talenta dan 10 pejabat melalui mutasi jabatan. Selain itu juga terdapat 243 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Pelantikan yang dilaksanakan merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan atas rekomendasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tentang pelaksanaan seleksi pejabat di Pemerintahan Kabupaten Paser berdasarkan Manajemen Talenta dan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Paser.
"Pelantikan ini merupakan kali kedua di tahun 2026 setelah yang pertama dilaksanakan pada awal April lalu saat melaksanakan pengambilan sumpah 3 pejabat pada Jabatan Tinggi Pratama," ujar Fahmi.
Pada kesempatan tersebut Fahmi menyampaikan kondisi perekonomian daerah yang tengah mengalami himpitan perekonomian cukup memprihatinkan bahakan melebihi krisis pada saat Pandemi Covid-19 lalu.
"Kalau pada waktu pandemi Covid-19 Kabupaten Paser juga mengalami krisis namun perekonomian .masih bisa berjalan, tapi pada saat ini kondisi Kas Daerah cukup krisis sehingga sulit untuk bisa melakukan pergerakan," ujarnya di hadapan pejabat yang baru dilantik.
Kondisi krisis tersebut disebab kan dari beberapa faktor. Diantaranya berkaitan dengan berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pudat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser. Kemudian juga dipengaruhi dengan konfisi Geopolitik global serta perang yang terjadi.
"Berbagai faktor bisa saja menjadi kendala dalam menumbuhkan perekonomian di Daerah, begitu juga dengan kondisi krisis saat ini," kata Fahmi.
Seluruh pejabat dan pegawai diminta untuk bisa lebih memahami kondisi daerah saat ini. Namun ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai bisa lebih inovatif dalam menggali dna memanfaatkan setiap potensi yang ada disekitar.
"Kita semua dituntut untuk lebih inovatif, sehingga bisa mempertahankan dan mewujudkan fisi Paser Tuntas, dimana kesejahteraan juga mengalami peningkatan," pungkasnya.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 26/06/2026
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat membacakan teks pelantikan dihadapan Ratusan Peserta pelantikan. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
TERPOPULER