Jumat, 26/06/2026

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkot Samarinda Prioritaskan Pengembangan Beras dan Jagung

Jumat, 26/06/2026

Karung berisi jagung segar yang siap didistribusikan di kawasan Pasar Segiri, Samarinda. (Foto :Ayu/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkot Samarinda Prioritaskan Pengembangan Beras dan Jagung

Jumat, 26/06/2026

logo

Karung berisi jagung segar yang siap didistribusikan di kawasan Pasar Segiri, Samarinda. (Foto :Ayu/Korankaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memprioritaskan pengembangan komoditas beras dan jagung sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. 

Stabilitas harga pangan dinilai tidak hanya dipengaruhi mekanisme pasar, tetapi juga bergantung pada kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distapangtani) Samarinda Muhammad Darham mengatakan, kedua komoditas tersebut menjadi fokus utama karena memiliki peran strategis dalam sistem logistik daerah.

Terlebih, beras merupakan kebutuhan dasar warga yang harus selalu tersedia. Sementara itu, jagung menjadi bahan baku utama pakan ternak yang berpengaruh besar terhadap biaya produksi peternakan.

“Prioritas utama kami adalah beras dan jagung. Beras untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, sementara jagung sangat penting sebagai bahan pakan ternak,” kata Darham.

Dijelaskannya, harga pakan hingga kini masih menjadi salah satu faktor penentu yang memengaruhi nilai jual produk peternakan, seperti ayam dan telur. 

Peningkatan produktivitas jagung diharapkan mampu membantu menekan biaya operasional peternak sehingga harga di tingkat konsumen tetap stabil.

Untuk mendukung target tersebut, program penanaman jagung di sejumlah wilayah difokuskan pada pemanfaatan lahan potensial yang dapat dikembangkan menjadi sentra produksi baru.

Salah satu kawasan yang dinilai menunjukkan hasil positif berada di wilayah Tani Aman, Kelurahan Loa Janan Ilir. Kondisi lahan dan karakteristik tanah di area tersebut sangat mendukung pertumbuhan tanaman jagung. “Lokasinya sangat baik dan kondisi tanahnya juga cocok,” imbuhnya.

Keberhasilan budidaya di kawasan tersebut kini menjadi acuan pemerintah untuk mengembangkan program serupa di wilayah lain yang memiliki potensi sejenis.
Selain pengembangan jagung, pemerintah juga terus mendorong peningkatan produksi beras melalui program brigade pangan yang dijalankan di sejumlah areal pertanian. 

Langkah ini ditempuh guna memperkuat pasokan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap distribusi dari luar daerah.

Penguatan sektor agraria ini akan tetap menjadi orientasi jangka panjang Pemkot Samarinda. Namun demikian, tantangan ke depan diperkirakan akan semakin kompleks.

“Sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui peningkatan produksi dan pemanfaatan potensi pertanian lokal secara optimal,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkot Samarinda Prioritaskan Pengembangan Beras dan Jagung

Jumat, 26/06/2026

Karung berisi jagung segar yang siap didistribusikan di kawasan Pasar Segiri, Samarinda. (Foto :Ayu/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait