Senin, 14/09/2026
Senin, 14/09/2026
Dirut Perumdam TTBKT Suparjan saat di ruang kerjanya. (Zulhamri/Korankaltim.com)
Senin, 14/09/2026

Dirut Perumdam TTBKT Suparjan saat di ruang kerjanya. (Zulhamri/Korankaltim.com)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Sejumlah wilayah Sangatta Utara berpotensi mengalami gangguan distribusi air bersih sementara pada Selasa (15/9/2026).
Kondisi tersebut terjadi menyusul rencana perbaikan kebocoran pada jaringan pipa air baku milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang menyuplai kebutuhan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudungga.
Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Tuah Benua Kutai Timur (TTBKT), Suparjan mengatakan, selama pekerjaan perbaikan membuat pasokan air baku menuju IPA Kudungga harus dihentikan sementara.
“Selama pekerjaan berlangsung, suplai air baku ke IPA Kudungga akan dihentikan sementara,” ujarnya, Senin (14/9/2026).
Karena itu, distribusi kepada pelanggan di sejumlah wilayah yang terhubung dengan instalasi tersebut dapat mengalami penurunan hingga berhenti.
Durasi pekerjaan diperkirakan berlangsung sekitar delapan jam, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 Wita meski kondisi di lapangan dapat memengaruhi waktu penyelesaiannya.
Setelah pekerjaan selesai dan pasokan air baku kembali tersedia, sistem pengolahan akan kembali dioperasikan. Namun, pengaliran kepada pelanggan tidak serta-merta normal karena perlu dilakukan secara bertahap.
“Setelah pekerjaan dinyatakan selesai, pengaliran akan kami pulihkan secara bertahap. Jadi, pelanggan diminta bersabar karena waktu normalisasi aliran bisa berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya,” ujarnya.
Suparjan mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk melakukan langkah antisipasi dengan menampung air sebelum pekerjaan dimulai. Hal tersebut dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan selama suplai mengalami gangguan.
“Kami akan melakukan pemantauan terhadap proses pemulihan pengaliran setelah suplai air baku ke IPA Kudungga kembali normal,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Senin, 14/09/2026
Dirut Perumdam TTBKT Suparjan saat di ruang kerjanya. (Zulhamri/Korankaltim.com)
TERPOPULER