Senin, 14/09/2026
Senin, 14/09/2026
(ilustrasi)
Senin, 14/09/2026

(ilustrasi)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara Unit Layanan Pelanggan (PLN ULP) Petung dalam beberapa pekan terakhir mendapat perhatian dari Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin.
Raup meminta PLN terbuka kepada publik terkait penyebab pemadaman, termasuk gangguan yang terjadi hingga mengharuskan pemadaman bergilir.
“PLN harus terbuka kepada masyarakat. Sebenarnya gangguan apa yang terjadi sehingga pemadaman harus dilakukan bergilir,” kata Raup Senin (14/9/2026).
Raup juga mempersoalkan penyampaian jadwal pemadaman yang dinilai terlalu mendadak. Menurutnya, informasi harus disampaikan jauh-jauh hari agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas.
“Kalau memang harus dilakukan pemadaman bergilir, jadwalnya harus diinformasikan lebih awal. Jangan mendadak,” ujarnya.
Ketua DPC Partai Gerindra PPU ini menilai pemadaman listrik turut berdampak pada aktivitas pelaku UMKM. Sejumlah usaha bergantung pada listrik untuk menjalankan kegiatan produksi maupun pelayanan.
“Ini juga menyangkut UMKM. Banyak pelaku usaha yang aktivitasnya bergantung pada listrik. Kalau padam tanpa kepastian jadwal, tentu mengganggu dan bisa menimbulkan kerugian,” paparnya.
PLN diminta segera mengatasi persoalan kelistrikan tersebut agar pemadaman bergilir tidak berlangsung berlarut-larut serta mendorong perbaikan komunikasi PLN dengan masyarakat.
DPRD PPU akan terus memantau persoalan pemadaman listrik yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
Editor: Aspian Nur
Senin, 14/09/2026
(ilustrasi)
TERPOPULER