Senin, 14/09/2026

HUT ke-73 Berau, Sri Juniarsih: Efisiensi Bukan Alasan Berhenti Membangun

Senin, 14/09/2026

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri Rapat Paripurna DPRD Berau dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb di Ruang Rapat Gabungan DPRD Berau, Senin (14/9/2026). (Dok.

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

HUT ke-73 Berau, Sri Juniarsih: Efisiensi Bukan Alasan Berhenti Membangun

Senin, 14/09/2026

logo

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri Rapat Paripurna DPRD Berau dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb di Ruang Rapat Gabungan DPRD Berau, Senin (14/9/2026). (Dok.

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Memasuki usia ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan pentingnya menjaga persatuan sebagai kekuatan menghadapi berbagai tantangan. 

Pesan tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau dalam rangka memperingati hari jadi daerah, Senin (14/9/2026).

Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Berau, Rinding, itu dipimpin Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto. Sri Juniarsih hadir didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis dengan mengenakan busana adat Berau, Dayak dan Bajau, sebagai simbol keberagaman budaya yang menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan kecintaan terhadap Berau tidak cukup hanya diwujudkan dengan menikmati kekayaan alam dan potensi daerah. Diperlukan kerjasama serta kepedulian dan kebersamaan ketika menghadapi persoalan.

“Berau adalah rumah kita bersama, maka mari kita jaga bersama,” tegasnya.

Ia menyebut perjalanan 73 tahun Kabupaten Berau menunjukkan daerah terus bergerak maju. Namun, tantangan pembangunan semakin kompleks, terutama setelah adanya kebijakan efisiensi yang berdampak terhadap Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Salah satu dampaknya terlihat pada Alokasi Dana Kampung (ADK). Dari sekitar Rp320 miliar pada 2025, alokasi tersebut turun menjadi Rp145 miliar pada 2026.

Meski demikian, pemerintah daerah berupaya menjaga pembangunan tetap berjalan. Dari 100 kampung di Berau, sebanyak 22 kampung telah berstatus mandiri, 48 kampung maju, dan 30 kampung berkembang. Selain itu, 77 kampung tercatat memperoleh dana karbon perhutanan sosial sebesar Rp349 juta per tahun.

Menurutnya, kondisi fiskal tersebut harus dihadapi dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, kampung, dunia usaha, dan masyarakat.

“Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun,” tegas Sri.

Di sektor ekonomi, Wakil Bupati Berau, Gamalis terus mendorong pergeseran dari ketergantungan terhadap pertambangan menuju sektor berkelanjutan, seperti pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Langkah tersebut sejalan dengan posisi Berau sebagai daerah pengembangan kawasan pariwisata dalam RPJMN 2025–2029. Pengembangan potensi lokal juga ditunjukkan melalui promosi Batik Derawan Maratua hingga Jakarta serta ekspor biji kakao Berau ke pasar internasional.

Di tengah berbagai keterbatasan, APBD Berau 2026 sebesar Rp3,42 triliun diarahkan untuk pelayanan dasar, infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Untuk itu, Gamalis menegaskan berbagai penghargaan dan capaian yang diraih pemerintah daerah merupakan hasil kerja bersama, bukan semata keberhasilan pemerintah.

“Penghargaan bukan hanya tentang trofi, tetapi nilai perjuangan yang kita raih bersama,” katanya.

Memasuki tahun kedua periode kepemimpinan 2025–2030, Pemkab Berau memastikan pembangunan tetap diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberagaman sebagai kekuatan sosial daerah.

“Yang paling penting, seluruh komponen masyarakat menjaga persatuan agar Berau tetap damai dan kondusif,” pungkasnya. 

Editor: Erwin 

HUT ke-73 Berau, Sri Juniarsih: Efisiensi Bukan Alasan Berhenti Membangun

Senin, 14/09/2026

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri Rapat Paripurna DPRD Berau dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb di Ruang Rapat Gabungan DPRD Berau, Senin (14/9/2026). (Dok.

Share

Berita Terkait