Jumat, 12/06/2026
Jumat, 12/06/2026
Ratusan warga Tenggarong sambut Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Jumat, 12/06/2026

Ratusan warga Tenggarong sambut Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Suasana haru mewarnai kepulangan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, saat kembali ke kampung halamannya di Tenggarong.
Setelah menjalani masa penahanan selama hampir 10 tahun di Jakarta, Rita disambut warga sejak tiba di bandara hingga mengiringi menuju kediamannya di Jalan Melati, Kecamatan Tenggarong.
Sambutan hangat tersebut di luar perkiraannya. Rita mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar dalam menyambut kepulangannya ke Tenggarong.
“Ini terharu ya Allah. Tadi pas melewati jembatan, waktu turun dari pesawat saya sebenarnya nyamar pakai masker biar enggak kelihatan orang. Saya pikir enggak banyak orang, eh tahunya ada motor-motor ikut mengawal sampai ke sini. Alhamdulillah disambut luar biasa, tidak terbayangkan,” ujar Rita.
Saat ditanya mengenai rencananya setelah kembali, Rita menegaskan fokus utamanya saat ini adalah beristirahat dan berkumpul bersama keluarga, bukan kembali ke panggung politik.
“Sementara ini mau di sini dulu, mau lihat situasi sambil istirahat. Bulan Juli nanti kan ada haul almarhum bapak saya, Syaukani HR. Saya mau ziarah ke kuburan bapak, adik, dan keluarga. Banyak hubungan keluarga yang terputus selama hampir sepuluh tahun ini, saya bahkan baru tahu tadi di bandara kalau beberapa om dan tante saya sudah meninggal,” ungkapnya.
Mengenai kondisi Tenggarong saat ini, Rita memuji perkembangan kota, salah satunya kawasan Pulau Kumala yang kini menjadi tempat berkumpul masyarakat.
“Keren, saya senang. Dulu kan saya yang membongkar Tanjung itu, cita-cita saya memang mau buat tempat nongkrong begitu. Alhamdulillah sekarang sudah jadi bagus,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rita juga mengungkapkan sejumlah hal yang paling dirindukannya selama berada jauh dari Tenggarong. Selain suasana kampung halaman, ia mengaku merindukan kuliner favoritnya, seperti Bakso Gelora serta masakan khas Kutai berupa gangan asam salai dan labu.
Saat ditanya mengenai kemungkinan bertemu rekan-rekan politik maupun pejabat daerah, Rita secara tegas menolaknya. Ia memilih memanfaatkan waktunya untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama masyarakat.
“Nggak, nggak dulu, saya lebih suka rakyat aja. Tapi kalau ke Sultan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, rencananya besok atau lusa saya mau sowan,” tuturnya.
Editor: Erwin
Jumat, 12/06/2026
Ratusan warga Tenggarong sambut Mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
TERPOPULER