Senin, 18/10/2021
Senin, 18/10/2021
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan KM 18 menuju desa Jonggon, Senin (18/10) pagi. (Foto: Satlantas Polres Kukar/istimewa)
Senin, 18/10/2021

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan KM 18 menuju desa Jonggon, Senin (18/10) pagi. (Foto: Satlantas Polres Kukar/istimewa)
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kecelakaan yang menewaskan satu pengendara motor di Kilometer 18 menuju Desa Jonggon, Loa Kulu, Kutai Kartanegara Senin (18/10/2021) pagi tadi ternyata karena si pengendara motor tertabrak bagian belakang truk yang parker di tepi jalan kawasan tersebut.
Hal ini disampaikan Kanit Laka Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kukar Iptu Sunarto. Menurutnya, musibah yang menimpa Harnoko, pemuda 27 tahun yang diketahui warga dusun Makarti, Desa Karya Utama, Loa Kulu, karena kelalaian supir truk.
Saat memarkirkan kendaraanya, si sopir yang diketahui berinisial S tidak memasang tanda segitiga pengaman ataupun lampu isyarat tanda bahaya.
"Saat memarkirkan kendaraannya di badan jalan sebelah kiri dari arah Jonggon menuju Simpang Jonggon si sopir tidak memberikan tanda berupa segitiga pengaman," kata Narto kepada Korankaltim.com Senin (18/10/2021) siang tadi.
Karena hujan lebat, Harnoko tak melihat ada truk yang terparkir di kiri jalan hingga menabrak bagian belakang sebelah kanan truk yang mengakibatkan dirinya mengalami benturan keras dan mengeluarkan banyak darah. "Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju RSUD AM Parikesit," ujarnya.
Sebelumnya sempat ada dugaan Harnoko meninggal dunia karena tabrak lari. Saat ditemukan warga, dirinya masih mengenakan jas hujan sementara motornya terlempar tak jauh dari dirinya terkapar.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur
Senin, 18/10/2021
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan KM 18 menuju desa Jonggon, Senin (18/10) pagi. (Foto: Satlantas Polres Kukar/istimewa)
TERPOPULER